SuaraSumbar.id - Arus lalu lintas di Jalan Singgalang Kariang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanahdatar, mengalami kepadatan kendaraan pada Minggu (6/10/2024).
Kemacetan ini terjadi karena masih berlangsungnya pengerjaan perbaikan jalan yang rusak akibat bencana alam yang melanda kawasan Lembah Anai beberapa bulan lalu.
Kasat Lantas Polres Padangpanjang, Iptu Afrizal Sahar, mengungkapkan bahwa kepadatan kendaraan terutama terjadi pada akhir pekan, di mana banyak masyarakat yang berpergian ke Bukittinggi maupun Kota Padang untuk berlibur.
“Iya, terjadi kepadatan kendaraan di kawasan Lembah Anai karena hari libur,” ujar Iptu Afrizal Sahar saat diwawancarai, Senin (7/10/2024).
Penyebab utama kemacetan ini adalah adanya pengerjaan pengaspalan jalan yang masih berlangsung di tikungan Singgalang Kariang. Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian menerapkan sistem buka tutup lalu lintas untuk mengurangi kepadatan.
“Kami memberlakukan sistem buka tutup dari pagi hingga pukul 18.00 WIB selama proses pengerjaan jalan berlangsung,” jelas Afrizal.
Namun, untuk mengantisipasi puncak arus balik pada sore dan malam hari, pihaknya menghentikan sementara pengerjaan jalan agar lalu lintas bisa kembali lancar.
“Pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, pengerjaan jalan kami hentikan dan sistem buka tutup tidak diberlakukan, karena pada saat itu banyak pengendara yang kembali ke arah Padang maupun Bukittinggi,” tambahnya.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut agar bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Baca Juga: Lembah Anai Macet Parah! Pengaspalan Jalan Hingga 15 Oktober, Hindari Lewat
Pihak kepolisian akan terus memantau kondisi lalu lintas dan melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan untuk memastikan kendaraan dapat melintas dengan lancar.
Dengan masih berlanjutnya pengerjaan perbaikan jalan di kawasan Lembah Anai, pengendara diharapkan untuk mencari jalur alternatif jika tidak ingin terjebak dalam kemacetan.
Bagi mereka yang tetap harus melewati jalur ini, diimbau untuk mematuhi aturan dan menjaga ketertiban agar kemacetan tidak semakin parah.
Proyek perbaikan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah setempat untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana beberapa bulan lalu.
Diharapkan dengan selesainya proyek ini, arus lalu lintas di jalur Padang-Bukittinggi bisa kembali normal, sehingga masyarakat dapat berkendara dengan lebih nyaman dan aman.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Lembah Anai Macet Parah! Pengaspalan Jalan Hingga 15 Oktober, Hindari Lewat
-
KPU Padang Panjang Libatkan Guru Beri Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula di Pilkada 2024
-
Bawaslu Padang Temukan Dugaan Kampanye di 2 Masjid, Kandidat Siap-siap Disanksi?
-
Bawaslu Padang Waspadai Potensi Kampanye di Tempat Ibadah di Pilkada 2024: Tiga Kandidat Bisa Ceramah!
-
Kronologi Dua Mobil Terjun ke Jurang di Padang Panjang, Empat Orang Alami Luka-Luka
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu
-
Rp 1 Triliun per Tahun Putaran Uang Hasil Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Toko Emas Ikut Disorot
-
4 Makanan Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Secara Alami
-
Masyarakat Diingatkan Akan Bahaya Pencampuran Jeroan-Daging untuk Kesehatan
-
Kebakaran Dekat Kawasan Jam Gadang Bukittinggi Tewaskan Wanita Lansia