SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang telah resmi membuka pendaftaran untuk calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Pendaftaran ini akan berlangsung dari tanggal 17 hingga 28 September 2024, menargetkan rekrutmen 10.409 petugas KPPS serta 2.974 Petugas Keamanan dan Ketertiban Pemungutan Suara (PAM TPS).
Menurut Randi Adi Tama, anggota KPU Padang, kebutuhan petugas ini didasarkan pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan dapat berubah setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 22 September mendatang.
“Kami mengantisipasi penambahan atau pengurangan jumlah petugas berdasarkan DPT yang akan ditetapkan,” ujar Randi, Selasa (17/9/2024).
Proses pendaftaran diikuti dengan penelitian administrasi calon anggota KPPS yang akan berlangsung dari 18 hingga 29 September.
Pengumuman hasil penelitian ini dijadwalkan dari 30 September hingga 2 Oktober, diikuti dengan periode tanggapan dan masukan dari masyarakat hingga 5 Oktober.
“Seleksi yang ketat dan transparan penting untuk memastikan bahwa Pilkada berjalan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambah Randi.
Pengumuman hasil seleksi calon anggota KPPS akan dibuat pada tanggal 5 hingga 7 Oktober, dengan penetapan dan pelantikan anggota yang terpilih dijadwalkan pada 7 November 2024.
Masa kerja KPPS akan berlangsung dari 7 November hingga 8 Desember 2024, selama periode krusial Pilkada Kota Padang.
Baca Juga: KPU Tegaskan Anggota KPPS Tidak Boleh Jadi Agen Paslon di Pilkada Serentak 2024
KPU Padang mengajak warga yang memenuhi syarat untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi ini, baik sebagai pemilih maupun penyelenggara pemungutan suara, demi Pilkada yang adil dan aman.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
KPU Tegaskan Anggota KPPS Tidak Boleh Jadi Agen Paslon di Pilkada Serentak 2024
-
Pemko Padang Siap Tertibkan Baliho yang Tidak Sesuai Aturan Jelang Pilkada
-
Pendaftaran KPPS Pilkada Solok 2024 Dimulai, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
-
Hari Ini Dibuka! KPU Kabupaten Solok Rekrut 6.363 Petugas KPPS untuk Pilkada 2024
-
Supardi Bakal Calon Wali Kota Payakumbuh Diancam dengan Golok Saat Ziarah
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying