SuaraSumbar.id - Polresta Padang berhasil menangkap dua pria, Bayu Mardianto (38) dari Teluk Bayur dan Zulkahdri (41) dari Mata Air, Kota Padang, terkait dengan kasus pencurian aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional 2 Sumatera Barat.
Keduanya diduga kuat terlibat dalam pencurian tujuh batang besi rel yang digunakan sebagai pagar di kompleks perumahan PJKA.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Andriasyah Putra, mengungkapkan bahwa laporan dari PT KAI menjadi titik awal penangkapan kedua pelaku.
“Berdasarkan laporan dari PT KAI tentang hilangnya besi rel, kami segera melakukan penyelidikan yang membawa kami kepada kedua tersangka ini,” jelas Kompol Dedy, Jumat (6/9/2024).
Penangkapan Bayu dan Zulkahdri dilakukan pada Kamis (5/9/2024) di kawasan Padang Selatan.
Setelah ditangkap, kedua pelaku dibawa ke Mapolresta Padang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Dalam operasi ini, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa besi rel yang dicuri dari lokasi.
Kompol Dedy menambahkan bahwa kedua pelaku kini menghadapi ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.
"Ini merupakan tindakan serius karena melibatkan pencurian aset milik negara yang berdampak pada kerugian materil sebesar Rp5,6 juta bagi PT KAI," ucapnya.
Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibat dalam jaringan pencurian aset milik PT KAI.
Baca Juga: Detik-detik Penemuan Jasad Pria di Padang Usai Terseret Arus Sungai
Polresta Padang berkomitmen untuk memperkuat pengamanan dan mengambil tindakan tegas terhadap kejahatan yang merugikan fasilitas publik dan aset negara.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Detik-detik Penemuan Jasad Pria di Padang Usai Terseret Arus Sungai
-
Polres Padang Panjang Sergap Seorang Pria di Depan Ponpes Serambi Mekkah
-
Detik-Detik Warga Padang Hanyut Saat Cari Rumput di Banda Gadang, Diduga Tak Bisa Berenang
-
Tukang Pijat di Padang Ditemukan Meninggal di Kamar Warung
-
Kota Padang Punya Restorative Justice, Ini Sasarannya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang