Riki Chandra
Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:56 WIB
Foto udara wisatawan bermain di Pantai Pariaman. [Dok. Antara/Iggoy el Fitra]
Baca 10 detik
  • Piaman Barayo 2026 digelar 21 hingga 29 Maret.

  • Sebanyak 11 objek wisata dibuka saat Lebaran.

  • Pasar Malam tidak hadir di Pantai Gandoriah.

     

SuaraSumbar.id - Agenda tahunan Piaman Barayo 2026 kembali dipersiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), untuk menyambut lonjakan kunjungan selama libur Lebaran.

Melalui kegiatan Piaman Barayo 2026, sebanyak 11 objek wisata di Kota Pariaman akan dibuka mulai 21 hingga 29 Maret 2026.

Pelaksanaan Piaman Barayo 2026 menjadi fokus utama Pemkot Pariaman dalam menggerakkan sektor wisata Pariaman saat momen Lebaran.

Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum Ramadan guna memastikan kelancaran kegiatan dan kenyamanan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pariaman Ferialdi mengatakan, persiapan Piaman Barayo 2026 telah dimulai melalui rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur Forkopimda serta pihak eksternal lainnya.

"Seminggu sebelum memasuki ramadan kami telah melaksanakan rapat yang melibatkan pihak eksternal mulai Forkopimda (forum koordinasi pimpinan daerah) dan sejumlah pihak lainnya untuk mempersiapkan Piaman Barayo 2026," kata Ferialdi, Sabtu (28/2/2026).

Pekan depan, pihaknya akan menggelar rapat akhir guna mematangkan salah satu agenda unggulan dalam kalender event wisata Sumbar tersebut. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun untuk memfasilitasi aktivitas wisata masyarakat saat libur Hari Raya.

Pada pelaksanaan tahun ini, 11 destinasi wisata kembali dibuka, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Empat objek wisata dikelola langsung pemerintah daerah, di antaranya Pantai Gandoriah dan Pantai Kata.

Sementara tujuh lainnya dikelola pemerintah desa, kelurahan, kelompok sadar wisata, hingga badan usaha milik desa.

Pusat kegiatan tetap dipusatkan di Pantai Gandoriah karena kawasan tersebut menjadi lokasi favorit wisatawan sekaligus tempat penyelenggaraan pentas seni dan hiburan.

Ferialdi menjelaskan, perbedaan pelaksanaan tahun ini dibanding sebelumnya adalah tidak adanya wahana permainan Pasar Malam di kawasan Gandoriah. Wahana tersebut membutuhkan lahan luas yang dinilai dapat mengganggu area parkir serta estetika kawasan wisata. Namun, wahana itu tetap tersedia di lokasi wisata lain di Pariaman.

Sebelumnya, pada pelaksanaan 2025, Pemkot Pariaman juga membuka 11 objek wisata selama 1 hingga 7 April untuk menyambut wisatawan Lebaran.

"Kami telah melaksanakan rapat koordinasi dengan instansi terkait untuk membahas bentuk acara yang akan dibuat dan juga destinasi wisata yang menjadi lokasi kunjungan, serta sektor pengamanan dan keselamatan terhadap wisatawan," kata Asisten II Pemkot Pariaman Elfis Candra di Pariaman.

Sebanyak 11 destinasi yang disiapkan meliputi Pantai Sunur, Pantai Binasi, Pantai Karan, Pantai Kata, Taman Ayunan, Pantai Cermin, Taman Anas Malik, Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, Talao Pauh, serta Pantai Apar atau Taman Mangrove Apar.

Melalui Piaman Barayo 2026, Pemkot berharap sektor destinasi wisata Lebaran di Kota Pariaman tetap menjadi magnet kunjungan, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu tujuan unggulan dalam rangkaian libur Lebaran 2026 di Sumatera Barat. (Antara)

Load More