SuaraSumbar.id - Seorang tukang pijat bernama Syahruddin (77) ditemukan tidak bernyawa dalam kamar kamar di Waroeng Boeboer, Jalan Batang Gading, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, pada Rabu (4/9/2024).
Menurut laporan yang terhimpun oleh SuaraSumbar.id, mayat korban sudah dalam keadaan membusuk, diperkirakan telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina, menjelaskan kronologi penemuan jasad tersebut.
"Seorang warga yang merupakan langganan korban datang ingin meminta pijat. Setelah tidak mendapat respons dari korban yang biasanya menempati kamar di belakang warung, warga tersebut mengintip ke dalam dan melihat korban tertelungkup," ujar Ipda Yanti.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan melapor kepada warga lain, yang membantu mendobrak pintu kamar.
“Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah meninggal. Kejadian ini segera dilaporkan ke Polresta Padang dan Polsek Padang Barat,” lanjut Ipda Yanti.
Polisi yang tiba di tempat kejadian mencatat bahwa korban diperkirakan sudah meninggal selama satu hingga dua hari, dikarenakan kondisi jasad yang sudah mengeluarkan bau busuk.
Jenazah Syahruddin kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulance untuk dilakukan visum.
Ipda Yanti menambahkan, "Hasil identifikasi awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban. Keluarga telah membuat surat pernyataan yang menolak dilakukannya autopsi lebih lanjut."
Baca Juga: Marak Kasus Pencurian di Kota Padang, Polisi Tangani 259 Kasus Selama 6 Bulan
Kejadian ini menimbulkan duka di kalangan warga setempat yang mengenal Syahruddin sebagai tukang pijat yang ramah dan sering membantu mengatasi keluhan fisik pelanggannya. Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kematian Syahruddin.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Marak Kasus Pencurian di Kota Padang, Polisi Tangani 259 Kasus Selama 6 Bulan
-
Modus Ngobrol, Pasutri di Padang Gasak Kura-Kura Rp10 Juta Milik Tetangga
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas Membusuk dalam Semak-semak di Padang Pariaman
-
Polresta Padang Gelar Simulasi Pengamanan Jelang Pilkada Serentak 2024, Ini Tujuannya
-
Suami yang Aniaya Istri Pakai Pisau Cutter Akhirnya Ditangkap Polresta Padang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta