SuaraSumbar.id - Proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang diadakan di Kota Bukittinggi pada tanggal 13 Juli 2024 mencatatkan angka partisipasi yang sangat rendah.
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Bukittinggi, Safri Miswardi, menyatakan bahwa hanya 27 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menggunakan hak suaranya.
Safri menjelaskan bahwa meskipun telah dilakukan sosialisasi secara maksimal, respons masyarakat tetap kurang.
"Kami telah berupaya melakukan sosialisasi sebaik mungkin, namun banyak masyarakat yang tidak hadir di TPS, dan kami belum mengetahui alasan pasti mereka," ujar Safri, Senin (15/7/2024).
Lebih lanjut, ia merinci bahwa partisipasi di beberapa kecamatan sangat rendah; di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan hanya 25 persen pemilih yang memberikan suaranya, serupa dengan Kecamatan Guguk Panjang.
Sedangkan di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, angka partisipasi sedikit lebih tinggi, yaitu 29 persen.
"Harapan kami tentu lebih tinggi dari ini, namun realitas di lapangan berbicara lain," tambah Safri.
"Kami telah berusaha maksimal, namun ini adalah hasil yang kami dapatkan di lapangan, dan kami harus menerima apa adanya," pungkasnya.
Tingkat partisipasi yang rendah ini menjadi perhatian serius bagi KPU Kota Bukittinggi, yang terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
Baca Juga: Dramatis! Comeback Irman Gusman ke DPD RI: Masuk 4 Besar Tanpa Kampanye
KPU kini berencana untuk mengevaluasi dan memperbaiki strategi sosialisasi serta pendekatan kepada masyarakat untuk pemilihan mendatang.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Dramatis! Comeback Irman Gusman ke DPD RI: Masuk 4 Besar Tanpa Kampanye
-
Quick Count PSU DPD Sumbar: Irman Gusman Rebut Kursi Senayan, Emma Yohana Lengser
-
Cair! Honor KPPS PSU DPD RI Sumbar Dibayar Selasa Besok
-
Seru! Hitung Cepat PSU DPD RI Sumbar, Muslim M Yatim, Irman Gusman, Jelita Donal Bersaing Ketat
-
Misteri Penemuan Dua Jasad Bayi di Sumatera Barat, Polisi Buru Pelaku
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung