SuaraSumbar.id - Honorarium untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas dalam Pemilihan Suara Ulang (PSU) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Sumatera Barat dijadwalkan akan dibayarkan paling lambat pada Selasa, 16 Juli 2024.
Hal ini disampaikan oleh Jons Manadi, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Parmas dan SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar.
Menurut Jons, pembayaran honor petugas KPPS sempat tertunda karena kendala teknis terkait proses pencairan dana dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
"Pembayaran honorarium memang mengalami sedikit keterlambatan karena hari Sabtu bukan hari operasional, namun teman-teman KPPS tidak perlu khawatir, karena dana tersebut dijadwalkan akan cair pada Senin atau Selasa," jelas Jons, seperti dilansir dari infopublik.id, Senin (15/7/2024).
Jons menambahkan bahwa jumlah honor yang akan dibayarkan kepada petugas KPPS sama dengan yang diterima selama pelaksanaan Pilkada Februari 2024.
Rinciannya adalah Rp1.200.000 untuk Ketua KPPS, Rp1.000.000 untuk anggota KPPS, dan Rp750.000 untuk petugas Linmas.
Adapun untuk biaya operasional, Jons menyebutkan bahwa dana tersebut telah dicairkan pada Jumat, 12 Juli 2024. Setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sumatera Barat, yang jumlahnya mencapai 17.569 TPS, telah menerima Rp3.500.000.
Dana tersebut meliputi biaya pembuatan TPS, operasional harian, serta biaya makan dan minum untuk petugas.
KPU Sumbar berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh petugas KPPS mendapatkan honorarium mereka tepat waktu sebagai apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menyelenggarakan pemilihan yang adil dan lancar.
Baca Juga: Seru! Hitung Cepat PSU DPD RI Sumbar, Muslim M Yatim, Irman Gusman, Jelita Donal Bersaing Ketat
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Seru! Hitung Cepat PSU DPD RI Sumbar, Muslim M Yatim, Irman Gusman, Jelita Donal Bersaing Ketat
-
Hasil Quick Count PSU DPD Sumbar: Emma Yohanna Terlempar dari Empat Besar
-
Hadiah Tak Mampu Memikat, Partisipasi Pemilih PSU DPD RI di Sumbar Anjlok
-
Demi 1 Suara, Petugas KPPS di Pasaman Barat Datangi Rumah Warga Sakit Saat PSU DPD RI
-
Kejutan PSU DPD RI Sumbar! Cerint Irraloza Unggul Telak, Irman Gusman Terlempar dari 3 Besar
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi SPMB Sumbar, Validasi Prestasi Dinilai Bermasalah