SuaraSumbar.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat berhasil melepasliarkan kembali seekor kucing hutan yang sempat dievakuasi dari lokasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk anggota DPD RI di Jorong Tujuh Pasar Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Pelepasliaran ini dilakukan pada Sabtu (13/7/2024) di kawasan hutan konservasi di Kabupaten Agam.
Kucing hutan yang dilepasliarkan oleh tim Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar ini dinyatakan telah pulih dan layak kembali ke habitat aslinya setelah serangkaian evaluasi kesehatan dan perilaku yang memadai.
“Kucing hutan betina ini, berusia sekitar lima tahun, sudah dinyatakan sehat dan agresif, sehingga layak untuk kembali ke alam,” ungkap Rusdiyan P Ritonga, Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar.
Penemuan kucing hutan ini terjadi saat proses pemungutan suara, di mana kucing tersebut tanpa sengaja masuk ke TPS dan kemudian dievakuasi oleh petugas Linmas yang berjaga di lokasi.
Petugas Linmas kemudian menyerahkan kucing tersebut kepada tim dari Damkar dan Satpol PP Kabupaten Agam.
Menurut Rusdiyan, pelepasliaran satwa dilindungi seperti kucing hutan ini penting untuk mempertahankan keberlanjutan populasi mereka di alam liar, yang saat ini terancam oleh hilangnya habitat dan perburuan.
“Kami berharap dengan kembali ke habitatnya, kucing ini dapat berkontribusi pada konservasi jenisnya,” tambahnya.
Kucing hutan, terdaftar sebagai spesies berisiko rendah oleh IUCN, memiliki ciri khas tubuh ramping dengan kaki panjang dan selaput jelas antara jari kaki.
Mereka dilindungi undang-undang di Indonesia, yang melarang perburuan dan perdagangan satwa ini tanpa izin.
Baca Juga: Pemilu Ulang di Sumbar Sepi, Warga: Tak Ada Untungnya Buat Kami
Sanksi bagi pelanggaran terhadap perlindungan satwa ini termasuk hukuman penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 juta. BKSDA Sumbar terus berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan satwa-satwa dilindungi dan habitatnya.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Pemilu Ulang di Sumbar Sepi, Warga: Tak Ada Untungnya Buat Kami
-
Bawaslu Soroti Sepinya PSU DPD Sumbar, Ada Apa?
-
Kapal Logistik Pemilihan Ulang DPD RI Hilang Kontak di Perairan Mentawai
-
Liburan dan Sekolah, Alasan Warga PSG Padang Golput di PSU DPD
-
Cerint Iralloza Tasya Unggul Tipis di TPS 10 Ujung Gurun, Perebutan Kursi DPD RI Memanas
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan