- Video tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, viral setelah area tersebut terdampak bencana banjir bandang.
- Aktivitas tambang terhenti akibat debit air sungai meningkat signifikan, meninggalkan satu alat berat dan tenda pekerja terbengkalai.
- Dinas ESDM Sumatera Barat tengah merencanakan peninjauan lapangan untuk memverifikasi keterkaitan banjir dengan lokasi pertambangan emas tersebut.
SuaraSumbar.id - Video yang memperlihatkan keberdaan tambang emas diduga ilegal di pinggiran sungai di wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Dalam unggahan akun @topik.sumbar24jam, terlihat lokasi pertambangan luluh lantak pascabencana banjir akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Dalam rekaman itu, aktivitas penambangan tampak terhenti total lantaran meningkatnya debit air sungai secara signifikan. Warna air yang keruh pekat, sementara area pengerukan mulai tergenang material lumpur
Di lokasi kejadian, terlihat satu unit alat berat jenis mesin pengerukan yang terparkir dalam kondisi tidak beroperasi. Selain itu, ditemukan sebuah basecamp atau tenda peristirahatan pekerja yang hanya beralaskan dan beratapkan terpal biru.
Berdasarkan informasi yang menyertai video tersebut, kegiatan ini diduga kuat merupakan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Temuan ini memicu reaksi keras dari warganet yang mengkhawatirkan kerusakan lingkungan. Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi nada kritis.
"Semoga dihabiskan oleh air besar tambang ilegal itu, hanya merusak ekosistem alam saja," tulis akun @annsmar.
"Menunggu gerakan Kapolda baru, itupun kalau ingat dan mau," tulis @masn.
Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat, Helmi Heriyanto, memberikan konfirmasi bahwa kawasan Silokek dan Batang Kuantan memang telah lama dipantau terkait aktivitas PETI.
"Di kawasan itu, tepatnya di Silokek, Batang Kuantan, selama ini memang kami temukan aktivitas PETI. Dari hasil peninjauan sebelumnya, terdapat puluhan rakit yang dibuat mengapung di permukaan sungai. Kami sudah melakukan penindakan, namun aktivitas tersebut kembali berulang," katanya, Kamis, 14 Mei 2026.
Terkait video yang viral, pihak Dinas ESDM berencana segera melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memverifikasi kebenaran material yang hanyut serta keterkaitannya dengan aktivitas penambangan ilegal.
"Untuk kepastiannya, kami harus ke lapangan terlebih dahulu untuk melakukan pembuktian apakah material yang hanyut dalam video tersebut terkait dengan dugaan aktivitas tanpa izin," tutupnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan
-
Tips Bangun dari Tempat Tidur yang Aman untuk Cegah Nyeri Punggung
-
Viral Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Aktivitas Lumpuh Diterjang Banjir
-
Ratusan Warga Terisolir Akibat Longsor dan Jalan Putus di Limapuluh Kota
-
7 Tanda Pertemanan Toxic yang Diam-Diam Menghancurkan Mental, Jangan Anggap Sepele!