Suhardiman
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB
Warga melakukan pembersihan jalan pasca diterjang longsor di Limapuluh Kota.(Suara.com/istimewa)
Baca 10 detik
  • Bencana longsor dan jalan amblas terjadi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Limapuluh Kota, pada Selasa, 12 Mei 2026.
  • Insiden tersebut memutus akses utama sehingga ratusan kepala keluarga terisolasi dan aktivitas warga terhenti total akibat cuaca ekstrem.
  • Anggota DPRD mendesak Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota segera melakukan langkah tanggap darurat untuk memulihkan akses jalan dan logistik warga.

SuaraSumbar.id - Bencana longsor dan jalan amblas terjadi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kondisi badan jalan dilaporkan amblas hingga membentuk lubang besar yang menyerupai sinkhole. Longsor dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore.

Insiden ini menyebabkan akses jalan utama menuju nagari terputus, sehingga ribuan warga dilaporkan terisolir karena kendaraan tidak dapat melintas.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, mengatakan jalan itu merupakan akses utama masyarakat setempat. Terputusnya jalan ini mengakibatkan mobilisasi warga terhenti sepenuhnya.

“Jalan kabupaten ini tak hanya amblas dan berlubang mirip sinkhole, tapi juga tertimbun material longsor," katanya, Rabu 13 Mei 2026.

Akibat bencana ini, ratusan kepala keluarga (KK) dilaporkan terisolir. Kemudian, aktivitas belajar mengajar terhenti dan anak sekolah terpaksa diliburkan.

"Distribusi logistik dan hasil bumi masyarakat juga terhambat total. Warga kehilangan satu-satunya jalur penghubung antar-nagari," ujarnya.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota untuk segera melakukan langkah mitigasi dan perbaikan sementera. Ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam mempercepat pemulihan akses.

"Kita minta Pemda segera melakukan langkah tanggap darurat, mulai dari kaji cepat kerusakan, pembersihan material longsor, hingga pemulihan akses jalan,” tegasnya.

Selain di Situjuah Ladang Laweh, cuaca ekstrem juga memicu bencana di titik lain.

Di Nagari Tungkar, banjir dilaporkan mulai merendam pemukiman warga yang memaksa sejumlah penduduk untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kontributor : B Rahmat

Load More