- Dr. Gaurav Singh Bhandari menyatakan bahwa bangun tidur secara mendadak dari posisi telentang dapat menyebabkan cedera otot punggung.
- Posisi langsung duduk tegak saat bangun tidur memberi tekanan berlebih pada tulang belakang yang masih kaku setelah beristirahat.
- Disarankan bangun dengan posisi miring dan menggunakan bantuan tangan agar tulang belakang tetap sejajar serta mencegah nyeri.
SuaraSumbar.id - Bangun tidur terlihat seperti aktivitas sederhana yang dilakukan setiap hari tanpa dipikirkan. Namun ternyata, kebiasaan kecil saat keluar dari tempat tidur dapat berdampak besar pada kesehatan tulang belakang, leher, hingga otot punggung bawah.
Ahli ortopedi di Dharamshila Narayana Super-speciality Hospital, Delhi, Dr Gaurav Singh Bhandari menyoroti kesalahan umum yang berisiko memberi tekanan pada tulang belakang, punggung bawah, dan otot hingga menyebabkan pegal, kaku, atau ketegangan otot.
“Cara bangun dengan langsung duduk tegak mungkin menjadi alasan mengapa Anda sering merasakan nyeri punggung di pagi hari," katanya melansir Antara, Kamis, 14 Mei 2026.
Bhandari menjelaskan bahwa banyak orang terlalu fokus pada apakah harus miring ke kiri atau ke kanan saat bangun. Padahal, tujuannya meminimalkan tekanan pada tulang belakang di menit-menit awal setelah bangun tidur. Kesalahan terbesar adalah langsung bangun dari posisi telentang.
Menurutnya, gerakan ini memaksa tulang belakang langsung menekuk sehingga memberi tekanan besar yang tidak perlu pada punggung bawah, bahkan sebelum otot cukup 'bangun' menopang tubuh. Akibatnya, bisa muncul rasa kaku, tegang, dan nyeri tumpul sepanjang hari.
Ada alasan medis mengapa cara bangun tidur perlu diperhatikan. Dr Bhandari menyampaikan apa yang terjadi pada tubuh selama tidur, seperti selama beberapa jam, tulang belakang berada dalam kondisi rileks tanpa beban.
“Cakram intervertebralis atau antartulang belakang justru menghidrasi dan mengembang. Di pagi hari, otot masih relatif kaku dan cakram yang terhidrasi itu membuat tulang belakang sementara waktu menjadi lebih sensitif terhadap gerakan mendadak dan tersentak,” ujarnya.
Oleh karena itu, sebaiknya hindari langsung bangun secara tiba-tiba dan duduk tegak begitu alarm berbunyi, sebab tulang belakang dan otot di sekitarnya masih beradaptasi setelah beristirahat berjam-jam.
Bhandari membagikan panduan sederhana posisi yang bisa dilakukan saat bangun dari tempat tidur, seperti miringlah secara perlahan ke sisi yang terasa paling nyaman.
Kemudian, tekuk lutut sedikit ke arah dada, alih-alih menarik tubuh menggunakan otot punggung, gunakan tangan untuk mendorong tubuh bagian atas secara perlahan dari kasur, di mana cara ini membantu menjaga tulang belakang tetap sejajar dan tidak terpuntir.
Setelah duduk di tepi tempat tidur, diamlah beberapa detik, ini memberi waktu bagi tekanan darah dan tulang belakang untuk menyesuaikan diri dengan posisi tegak.
Saat siap berdiri, gunakan kekuatan otot kaki untuk mengangkat tubuh, hindari membungkuk tajam ke depan untuk “mengangkat” diri.
Dengan meluangkan sekitar 10 detik ekstra untuk bergerak secara perlahan dan sadar, Anda dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang sekaligus membantu tubuh lebih nyaman dan mencegah nyeri.
Berita Terkait
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Cuaca Tak Menentu? Ini Manfaat Susu Kurma untuk Menjaga Imunitas Tubuh
-
Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan
-
Tips Bangun dari Tempat Tidur yang Aman untuk Cegah Nyeri Punggung
-
Viral Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Aktivitas Lumpuh Diterjang Banjir
-
Ratusan Warga Terisolir Akibat Longsor dan Jalan Putus di Limapuluh Kota
-
7 Tanda Pertemanan Toxic yang Diam-Diam Menghancurkan Mental, Jangan Anggap Sepele!