SuaraSumbar.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Edi Busti, melakukan kunjungan ke lokasi banjir bandang dan lahar dingin di Nagari Bukik Batabuah dan Sungai Pua, yang terjadi pada Minggu (12/5/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut serta mengkoordinasikan upaya pembersihan dan rehabilitasi.
Sesampainya di lokasi, Sekda Agam mendapati banyaknya material banjir dan lahar dingin yang menutupi berbagai fasilitas umum dan perumahan warga.
Menanggapi kondisi tersebut, Edi Busti menginstruksikan agar alat berat segera dikerahkan untuk membersihkan material yang berserakan.
“Segera kerahkan alat berat untuk membersihkan material ini,” tegas Edi Busti.
Selain itu, ia juga mengarahkan untuk kembali membuat aliran air yang berhulu di Gunung Marapi agar dikeruk kembali.
Langkah ini diambil untuk mencegah dampak serupa jika terjadi hujan kembali.
“Hal ini bertujuan agar jika terjadi hujan kembali, lahar dingin bisa dalam satu arah dan tidak merusak permukiman,” jelas Edi Busti.
Sementara itu, Wali Nagari Sungai Pua, Ade Firmansyah, melaporkan bahwa beberapa fasilitas umum termasuk sebuah masjid, serta 25 unit rumah warga terdampak oleh banjir bandang.
“Di antaranya, satu unit masjid, 15 unit rumah warga yang rusak ringan dan 10 unit rumah rusak berat,” ujar Ade Firmansyah.
Di Jorong Kapalo Koto, tercatat empat unit rumah warga rusak berat dan sembilan rumah rusak ringan. Usaha pembersihan dan pemulihan sedang berlangsung, dengan upaya bersama dari pemerintah daerah dan komunitas lokal untuk memperbaiki kerusakan dan mengembalikan keadaan ke normal.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Kerusakannya Parah, Perbaikan Jalan Padang-Bukittinggi Via Lembah Anai Belum Bisa Dipastikan
-
Bandar Sabu di Agam Ditangkap saat Antar Pesanan
-
Kepala BNPB Tinjau Lokasi Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi di Sumbar: Perlu Normalisasi Sungai!
-
Longsor di Sitinjau Lauik, Padang, Telan Delapan Korban Jiwa
-
Ribuan Warga Mengungsi Pasca Banjir Bandang Gunung Marapi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung