SuaraSumbar.id - Polres Payakumbuh telah memanggil Sekretaris Satpol PP Kota Payakumbuh, Dewi Novita, dan Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Bobi Andika pada Rabu (3/4/2024) terkait laporan dugaan penganiayaan.
Laporan tersebut diajukan oleh mantan anggota Satpol PP Payakumbuh, Afis Yunanda, yang mengklaim menjadi korban penganiayaan oleh beberapa pejabat di instansinya.
Afis Yunanda melaporkan kasus tersebut ke Polres Payakumbuh pada Sabtu (9/3), mengaku mengalami penganiayaan yang terjadi setelah ia bertanding dalam sebuah final turnamen sepakbola di Lintau, Tanah Datar.
Yunanda, yang sebelumnya adalah atlet PON Sumbar, menduga penganiayaan tersebut melibatkan pejabat dari Satpol PP Payakumbuh.
Kapolres Payakumbuh, AKBP Wahyuni Sri Lestari, melalui Kasat Reskrim AKP Doni Prama Dona, mengkonfirmasi pemanggilan tersebut.
Menurut AKP Doni, Dewi Novita dan Bobi Andika dipanggil karena namanya tercantum dalam laporan yang diajukan oleh Yunanda.
"Keduanya dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar AKP Doni, Kamis (4/4/2024).
Dia menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
Afis Yunanda menyebutkan bahwa insiden tersebut bermula dari pertengkaran di lapangan antara dirinya dan seorang rekan kerja, Afdal, yang juga berujung pada tindakan penganiayaan di kantor Satpol PP Payakumbuh.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Sampah Jelang Lebaran Idul Fitri, TPA Regional Payakumbuh Dibuka Sementara
Yunanda mengaku dipanggil ke kantor tengah malam dan bersama beberapa rekan lainnya, menjadi korban pemukulan oleh Kasi Ops Bobi Andika.
Lebih lanjut, Yunanda mengklaim bahwa Dewi Novita, Sekretaris Satpol PP, kemudian memprovokasi situasi dengan memerintahkan dirinya untuk berkelahi dengan Afdal, yang berakhir dengan Yunanda mengalami penganiayaan fisik hingga ia tidak berdaya.
Kasus ini telah menyebabkan Yunanda mengalami trauma yang mendalam, hingga ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya di Satpol PP Kota Payakumbuh.
Polres Payakumbuh kini tengah mendalami kasus ini dan telah meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk rekan-rekan Yunanda di Satpol PP, untuk memastikan keadilan bagi korban.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Antisipasi Lonjakan Sampah Jelang Lebaran Idul Fitri, TPA Regional Payakumbuh Dibuka Sementara
-
Nongkrong Hingga Larut Malam, 5 Perempuan di Padang Diangkut Satpol PP
-
Satpol PP Pasaman Barat Gerebek Kafe Hiburan Malam Saat Ramadan, 2 Cewek Diamankan
-
PKB Kota Payakumbuh Siap Usung Kandidat Wali Kota, Tiga Nama Potensial Dalam Pertimbangan
-
Ketua Bawaslu Payakumbuh Jadi Tersangka Penganiayaan Cewek, Aan Muharman Ditunjuk Sebagai PLH
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit