- Fenomena Fajar menyebabkan lonjakan gula darah pagi hari akibat pelepasan hormon alami saat tubuh beristirahat.
- Penderita diabetes kesulitan mengelola glukosa ekstra karena tubuh tidak mampu memproses pelepasan hormon tersebut secara efisien.
- Pencegahan lonjakan dilakukan dengan makan malam lebih awal, sarapan protein, serta rutin berjalan kaki setiap pagi.
SuaraSumbar.id - Kadar gula dalam darah dinilai dapat meningkat pada pagi hari meski sejak semalam tidak mengonsumsi makanan apapun. Fenomena ini dikenal dengan istilah Dawn Phenomenon atau Fenomena Fajar.
Ahli gizi dan diet bersertifikat Shweta Panchal mengatakan, di antara pukul 02.00 hingga 08.00, tubuh secara alami melepaskan hormon kortisol dan hormon pertumbuhan yang memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan cadangan glukosa.
"Ini terjadi pada semua orang. Tapi, pada penderita diabetes insulin tidak dapat mengelola glukosa ekstra tersebut secara efisien, sehingga gula darah puasa melonjak walau Anda tidak makan apa-apa," katanya melansir Antara, Selasa, 23 Juni 2026.
Fenomena Fajar mencakup hubungan kompleks antara hormon, fungsi hati, dan pengaturan gula darah.
Penderita diabetes perlu memahami proses alami tubuh ini untuk memperbaiki pengelolaan kadar gula darah dan membangun kebiasaan yang lebih sehat.
Berikut langkah-langkah untuk membantu mengurangi lonjakan kadar gula darah pada pagi hari:
1. Makan malam lebih awal, sebaiknya sebelum pukul 19.00. Makan malam terlalu larut dan dalam porsi besar dapat memperburuk pelepasan glukosa semalam.
2. Minum air putih pada pagi hari sebelum mengonsumsi minuman yang lain, seperti teh atau kopi.
3. Prioritaskan sarapan kaya protein. Sarapan kaya protein sekitar 30 menit setelah bangun tidur dapat membantu menstabilkan kadar gula darah.
Baca Juga: Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal
4. Berjalan kaki singkat pada pagi hari. Berjalan kaki sekitar 10 menit setelah bangun tidur dapat membantu menekan lonjakan kadar gula darah, karena kontraksi otot dapat menarik keluar glukosa dari dalam darah.
5. Jangan lewatkan sarapan. Melewatkan sarapan akan meningkatkan kortisol dan memperburuk lonjakan kadar glukosa dalam darah.
Berita Terkait
-
Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi