SuaraSumbar.id - Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) siaga bencana hingga 23 Maret 2024, di tengah musim pancaroba saat ini.
"BPBD Padang menyiagakan puluhan personel serta peralatan hingga puncak musim pancaroba nanti demi mengantisipasi berbagai bencana alam," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Al Banna, Kamis (22/2/2024).
Ia mengutip penjelasan dari BMKG bahwa saat ini cuaca Kota Padang sedang memasuki masa pancaroba di mana matahari posisinya mendekati khatulistiwa.
"Kondisi inilah yang mengakibatkan cuaca di Kota Padang bisa berubah-ubah dan tidak tetap. Kalau panas maka sepanas-panasnya, kalau hujan maka hujan begitu lebat," katanya.
Masih mengutip perkiraan dari BMKG, Al Banna mengatakan musim pancaroba yang kini sedang terjadi di kota setempat akan berlangsung hingga 23 Maret 2024.
"Oleh karena kondisi tersebut maka BPBD Padang menyiagakan puluhan personel serta peralatan yang bisa terjadi ketika hujan turun dengan intensitas lebat," katanya.
Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi dapat menimbulkan berbagai bencana alam seperti pohon tumbang, banjir, serta tanah longsor di kota setempat.
Ia menyebutkan dari sisi peralatan pihaknya telah menyiagakan alat pemotong, dan peralatan lain untuk melakukan evakuasi seperti perahu karet, dan lainnya.
BPBD Padang mengajak warga di kota setempat agar tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang terjadi demi menjaga keselamatan dan menekan risiko saat bencana terjadi.
Baca Juga: Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Kota Padang, DLH Klaim Petugas Telat Jemput
Warga dapat memanfaatkan kanal pengaduan darurat milik Pemerintah Kota Padang melalui nomor 112, serta BPBD Padang di nomor 0751-778775, whatsapp di nomor 085891522181, dan radio komunikasi di 170.300 MHz untuk melaporkan kejadian bencana.
Pihak BPBD Padang juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani bencana seperti Satpol-PP, Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, komunitas siaga bencana, dan lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Sidang Kasus Penipuan Bisnis Pelumas Produk Pertamina di Padang, Saksi Klaim Nama Ini yang Order Barang
-
Kapal Komersil Siap Layani Rute Padang-Mentawai, Permudah Akses Masyarakat
-
37 Adegan Rekontruksi Istri Racun Suami di Pasaman Barat, Sakit Hati Dianiaya dan Mayat Dikubur di Kandang Kambing
-
Pemkot Payakumbuh Ngadu Masalah Sampah ke Kementerian PUPR, TPA yang Diterjang Longsor Tak Layak Dibuka Lagi
-
Remaja Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Jalan Tol Ancol, Ditemukan Pedagang Kopi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik
-
Kasus HIV di Pekanbaru Melonjak Tajam, Dinkes Riau Ungkap Fakta dan Pemicu Utamanya
-
Kecelakaan Truk Batu Bara di Jalur Sitinjau Lauik, Sopir Terluka Usai Banting Setir ke Selokan
-
Erupsi Gunung Marapi Minggu Pagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, Status Masih Waspada
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos