SuaraSumbar.id - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Sijunjung turut merasakan semangat demokrasi dengan berpartisipasi dalam Pemilu 2024.
Pemungutan suara bagi mereka diselenggarakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 901 yang berlokasi di Aula Lapas, memastikan bahwa hak pilih mereka sebagai warga negara tetap terakomodir meskipun berada di dalam lembaga pemasyarakatan.
Suasana pemungutan suara di lapas dibuat semarak dengan hiasan karangan bunga dan balon yang menandai TPS 901 sebagai tempat khusus bagi warga binaan dan staf lapas untuk menyalurkan hak suaranya.
Sebanyak 182 warga binaan dan 57 staf lapas tercatat sebagai pemilih dalam Pemilu ini.
Salah satu warga binaan, seorang laki-laki yang terjerat dalam kasus tindak pidana korupsi, mengungkapkan keikutsertaannya dalam pemilu kali ini dengan penuh kesadaran.
"Saya telah 2 kali memilih di Lapas ini dan telah menyiapkan pilihan yang dirasa tepat, jangan sampai korupsi kalau menang," kata dia.
Ia menambahkan bahwa pengalaman sebelumnya membantunya dalam menentukan pilihan yang diharapkan tidak melakukan korupsi di masa yang akan datang.
Dia juga mengungkapkan kedekatannya dengan beberapa calon anggota DPRD Kabupaten, berkat pengalaman kerjanya di Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung.
"Kenal dan dekat dengan beberapa orang caleg DPRD Kabupaten hingga tau mana yang benar dan baik untuk kedepannya," jelasnya.
Baca Juga: Tinta Pemilu 2024 Ternyata Dibuat oleh Universitas Andalas
Menjelang kebebasannya yang tinggal sebulan lagi, dia berharap dapat melihat orang-orang yang dipilihnya menang dan bekerja dengan benar untuk masyarakat.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada petugas Lapas yang telah memfasilitasi mereka untuk bisa mencoblos dalam Pemilu 2024, menunjukkan komitmen terhadap pemenuhan hak warga negara tanpa terkecuali.
Keterlibatan warga binaan dalam proses pemilu menegaskan pentingnya inklusi dan akses yang sama terhadap proses demokrasi bagi semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tengah menjalani rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Tinta Pemilu 2024 Ternyata Dibuat oleh Universitas Andalas
-
Sopir Ngantuk saat Pemilu 2024, Satu Toyota Fortuner Seruduk Rumah Warga Sarilamak
-
Pemilu 2024, KPPS Bakal Sambangi pasien Rawat Inap di 33 RS Kota Padang
-
Warga Asyik Nyoblos Pemilu, Gunung Marapi Erupsi Lagi
-
Masuk DPT Pemilu 2024, 6 Orang di Sumbar Ternyata Sudah Pindah Warga Negara
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying