SuaraSumbar.id - Peletakan batu pertama pembangunan Flyover Sitinjau Lauik direncanakan berlangsung pada 19 Desember 2023 mendatang. Hal itu dinyatakan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
"Pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin banyak hal yang kita bicarakan. Alhamdulillah Presiden langsung menelpon Menteri PUPR. Insyaallah 19 Desember direncanakan ground breaking flyover Sitinjau Lauik," katanya, Jumat (27/10/2023).
Saat ini, kata Mahyeldi, review desain flyover Sitinjau Lauik hampir rampung dan diharapkan segera selesai sehingga rencana peletakan batu pertama sesuai rencana.
Mahyeldi mengatakan, pembangunan flyover telah lama ditunggu oleh masyarakat. Sebab, selain mempermudah akses transportasi, infrastruktur itu juga akan memperlancar roda perekonomian masyarakat.
Selain itu, flyover juga salah satu solusi dari pemerintah dalam menekan angka kecelakaan khususnya di tikungan Sitinjau Lauik yang medannya cukup ekstrem serta berada di pinggir jurang.
Apalagi, berdasarkan kajian sebuah lembaga menyatakan jalan Sitinjau Lauik disarankan untuk ditutup. Sebab, kondisi jalan yang ekstrem menyebabkan tingginya angka kecelakaan, kata dia.
"Hasil kajian sebuah lembaga, jalan itu harus ditutup. Sebab, hampir setiap pekan terjadi dua hingga tiga kasus kecelakaan lalu lintas," ujarnya.
Ia mengatakan berdasarkan perbincangan dengan Presiden Jokowi yang melakukan kunjungan kerja ke Sumbar pada Rabu (25/10), kepala negara menyampaikan pentingnya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.
Tidak hanya di pusat perkotaan atau jalan penghubung antara satu provinsi dengan provinsi lain, namun percepatan pembangunan infrastruktur juga harus dilakukan hingga ke daerah terpencil.
"Presiden mengatakan khusus di Mentawai perlu percepatan pendidikan yang nantinya didukung dengan infrastruktur," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat
-
Bahas Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Mahyeldi Sebut Jokowi ke Sumbar Lagi Akhir 2023
-
Jokowi ke Sumbar, Mahyeldi Bakal Laporkan Soal Jalan Tol hingga Flyover Sitinjau Lauik
-
Pengembangan Perhutanan Sosial di Sumbar Harus Bantu Perekonomian Masyarakat Sekitar Hutan
-
Alek Pacu Kuda Genjot Geliat Ekonomi Warga Bukittinggi-Agam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan