SuaraSumbar.id - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memerintahkan seluruh anggota agar menjaga netralitas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Pimpinan Polri selalu mengingatkan akan kewajiban sebagai penegak hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilu tanpa campur tangan dalam urusan politik," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Rabu (25/10/2023).
Ia menegaskan, netralitas anggota Polri selama proses pemilu adalah upaya dalam menjaga integritas demokrasi di negeri ini.
"Dalam sebuah langkah untuk menciptakan demokrasi yang kuat, Polri telah berkomitmen untuk menjaga netralitasnya sebagai lembaga penegak hukum," jelasnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, prinsip netralitas harus dipegang teguh oleh seluruh anggota kepolisian dalam masa pemilu sebagai prinsip yang fundamental.
"Tugas anggota Polri adalah mengawasi dan menjaga keamanan selama proses pemilihan berlangsung, tanpa boleh memihak kepada satu kandidat atau partai politik tertentu," katanya.
Dengan terjaganya netralitas, kata Dwi, maka tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban diharapkan lebih maksimal demi memastikan pemilu berjalan dengan adil dan transparan.
Dwi menjanjikan setiap tindakan yang melanggar netralitas pasti dijatuhi sanksi sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.
Hal tersebut mencakup larangan anggota Polri untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan politik, seperti menjadi anggota partai politik atau mendukung kandidat tertentu di pemilu.
Baca Juga: Polri Lestarikan Negeri, Polda Sumbar Tanam 2.000 Pohon
Ia mengingatkan kepada seluruh anggota agar terus menjaga citra positif Polri dalam mengawal pelaksanaan pemilu sejauh ini.
"Sejauh ini Polri telah menjalankan tugas dengan baik dalam pemilihan-pemilihan sebelumnya, harapannya hal ini terus dipertahankan untuk menjaga kepercayaan rakyat," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kasus Ustaz HEH yang Samakam Muhammadiyah dengan Syiah Berakhir Damai, Status Tersangka Dicabut
-
Sorot Kasus Kaburnya 11 Tahanan Polsek Pancung Soal Pesisir Selatan, Kompolnas Bakal Surati Polda Sumbar
-
Operasi Zebra Singgalang 2023 di Sumbar Berakhir 14 September, Ini 7 Pelanggaran yang Diburu Polisi
-
Surat Tilang Digital Beredar di WhatsAap, Dirlantas Polda Sumbar Sebut Itu Hoaks: Semuanya Lewat Pos!
-
Deklarasi Pemilu Damai, Kapolda Pastikan Sumbar Tak Termasuk Daerah Rawan Konflik
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap