-
Klaim Indonesia tuan rumah Piala Dunia 2026 viral, faktanya menyesatkan.
-
Foto Jokowi dengan Presiden FIFA berasal dari pertemuan tahun 2022.
-
Piala Dunia 2026 tetap digelar di Amerika Serikat Kanada Meksiko.
SuaraSumbar.id - Informasi yang menyebut Indonesia tuan rumah Piala Dunia 2026 beredar luas di media sosial dan memicu kehebohan warganet. Klaim tersebut muncul dari sebuah unggahan akun Facebook bernama “Sepak BOLA Indonesia” pada Selasa (3/3/2026).
Unggahan tersebut menarasikan bahwa FIFA disebut telah menunjuk Indonesia menggantikan Meksiko sebagai penyelenggara Piala Dunia 2026.
Dalam unggahan tersebut, video disertai narasi yang berbunyi:
“Dunia Sepak Bola Geger! Kabar FIFA World Cup 2026 Berubah Tuan Rumah ke Indonesia Bikin Jagat Maya Heboh — Fakta atau Sensasi?
Benarkah informasi tersebut?
Tim Cek Fakta TurnBackHoax melakukan penelusuran terhadap gambar yang digunakan dalam unggahan tersebut. Foto yang beredar memperlihatkan Presiden Indonesia, Joko Widodo, bersama Presiden FIFA.
Untuk memastikan keaslian gambar tersebut, tim melakukan pencarian menggunakan fitur reverse image search melalui Google Lens.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto tersebut sebenarnya telah dipublikasikan lebih dahulu oleh media olahraga BolaSport pada Oktober 2022. Dalam keterangan foto dijelaskan bahwa momen itu diambil ketika Presiden Indonesia bertemu Presiden FIFA di Istana Merdeka, Jakarta, pada 18 Oktober 2022.
Pertemuan tersebut bukan membahas penunjukan Indonesia tuan rumah Piala Dunia 2026, melainkan terkait kerja sama antara pemerintah Indonesia dan FIFA untuk memperbaiki tata kelola sepak bola nasional setelah peristiwa Tragedi Kanjuruhan.
Dengan demikian, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan dokumentasi kegiatan resmi pada 2022 dan tidak berkaitan dengan klaim yang beredar.
Penelusuran lanjutan juga tidak menemukan adanya pengumuman resmi dari FIFA mengenai perubahan tuan rumah turnamen tersebut.
Informasi resmi yang dimuat oleh media olahraga Bola.com menyebutkan bahwa Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen itu dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan menjadi edisi pertama dalam sejarah yang diselenggarakan di tiga negara sekaligus.
Kesimpulan
Narasi yang menyebut Indonesia tuan rumah Piala Dunia 2026 tidak memiliki dasar informasi resmi. Hingga saat ini, FIFA tetap menetapkan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai penyelenggara resmi turnamen tersebut.
Berita Terkait
-
Infantino Bawa Pesan Trump untuk Iran: Izin, Kalian Tetap Main kan di Piala Dunia 2026?
-
Donald Trump Kini Persilakan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian
-
Pelatih Timnas Irak Desak FIFA Tunda Playoff Piala Dunia 2026
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bahaya Tramadol Disalahgunakan, Picu Gelisah hingga Tremor
-
CEK FAKTA: Serangan Iran Bikin Warga Israel Berlarian di Bandara Ben Gurion, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Heboh Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Israel Rata dengan Tanah Ulah Rudal Iran, Benarkah?
-
Rekam Jejak Menko Djamari Chaniago, Marahi Ketua Adat di Sumbar Sembarangan Beri Pejabat Gelar Datuk