SuaraSumbar.id - Pemprov Sumbar menyeleksi dan mengusulkan tiga ekor sapi unggul untuk dipilih menjadi hewan kurban dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Diketahui, Jokowi kembali berkurban sapi untuk warga Sumbar pada Idul Adha 1444 Hijriah.
"Dari belasan ekor sapi yang kami seleksi, terpilih tiga ekor sapi dengan ukuran besar yang diusulkan menjadi hewan kurban dari Presiden di Sumbar," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar Sukarli, Selasa (6/6/2023).
Tiga ekor sapi itu masing-masing sapi jenis Limousin Cross milik Eko Setiawan dari Padang Panjang dengan berat sekitar 1.000-1.080 kilogram.
Kemudian, sapi jenis Simbra Cross milik Armudamas, warga Kabupaten Solok dengan berat sekitar 946-1.037 kilogram.
Terakhir sapi jenis Simental milik Dt Palindih yang merupakan warga Kabupaten Agam. Berat sapi itu sekitar 961-1.037 kilogram.
Menurut Sukarli, dari tiga sapi yang diusulkan tersebut Presiden Jokowi melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Sekretariat Negara akan memilih salah satu untuk kurban di Sumbar.
"Kemungkinan peninjauan terhadap tiga sapi yang diusulkan tersebut bersamaan dengan pelaksanaan Penas Tani di Sumbar 10 Juni 2023," katanya pula.
Sebelumnya pada 2022 Presiden Jokowi berkurban satu ekor PO lokal di Sumbar.
Biasanya, sapi kurban yang dipilih adalah sapi jenis Simental atau Limousin, namun pada tahun 2022 para peternak di Pasaman meminta agar sapi kurban dari Presiden berasal dari daerah itu.
Karena pada 2022, penyakit PMK tengah mewabah, termasuk di Sumbar, maka dengan mempertimbangkan upaya mengurangi perjalanan sapi untuk mengurangi potensi terpapar penyakit maka diputuskan untuk memilih sapi lokal.
Daging sapi PO lokal seberat 0,9 ton itu kemudian dibagikan untuk korban gempa yang terjadi di Pasaman. (Antara)
Berita Terkait
-
Percepat Pembangunan di Sumbar, Audy Joinaldy Dorong Daerah Pemekaran Nagari
-
Pemprov Riau Siapkan Pilihan Sapi Kurban Presiden Jokowi, Terberat dari Siak
-
Sapi Kurban dari Presiden Jokowi Hitam dan Besar, Harganya Rp 100 Juta
-
Pemprov Sumbar Belum Bisa Proses Pemberhentian Wakil Bupati Agam, Ini Alasannya
-
Jabatan PJ Bupati Mentawai Habis, Sumbar Siapkan Plh Bupati
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Isbat Penetapan Idul Adha Digelar 17 Mei 2026
-
Telan Satu Korban Jiwa, BPBD Imbau Warga Waspada Potensi Longsor Susulan di Sungai Landia Agam
-
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,09 Persen pada Triwulan I 2026
-
Dramatis! Pekerja Bangunan Tersengat Listrik di Agam, Diselamatkan Aksi Cepat Polisi dan Damkar
-
Waspada Virus Hanta: Cara Penularan hingga Pencegahan yang Harus Diketahui