SuaraSumbar.id - Video dugaan pungutan liar (pungli) beredar di media sosial. Peristiwa itu disebut-sebut terjadi di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).
Korbannya ternyata seorang perempuan yang mengaku istri seorang TNI atau Ibu Persit. Video itu diupload oleh akun TikTok @panji_mlna.
Dari video yang beredar itu, terjadi perdebatan antara Ibu Persit ini dengan seorang pemuda. Disinyalir, perdebatan terkait uang kebersihan dan uang parkir di lokasi itu.
"Rp 5 ribu apaan? Besarnya (uang) kebersihan. Soal kebersihan itu sudah dipungut, sudah ada orang dinas membayar, saya bukan orang bodoh. Kan udah Rp 5 ribu," begitu kata perempuan dalam video berdebat yang telah dinarasikan dalam bahasa Indonesia.
Setelah uang kebersihan yang diperdebatkan, selanjutnya masalah uang parkir. Dalam video itu, uang parkir yang harus dibayar adalah Rp 20 ribu, menurut karcis kata si pemuda.
Namun perempuan itu meminta karcis kepada si pemuda tersebut. Akan tetapi, di karcis itu hanya tertera uang parkir sebesar Rp 2 ribu.
"Membayar saya Rp 20 ribu nih? mana karcisnya? Di sini (karcis) Rp 2 ribu cuman. Dimana letak Rp 20 ribunya," katanya lagi.
Perdebatan pun semakin panas. Perempuan dalam video itu langsung mencap pemuda tersebut melakukan pungli.
"Jangan diperas saya. Tahu dengan pungli? Kamu jangan peras peras saya, saya ibu Persit ini. Saya mencari duit halal di sini," kesalnya.
Baca Juga: Ibu Ancam 2 Anak Pakai Pisau di Padang Ditangkap, Polisi Carikan Pendampingan untuk Korban
Menurut PS Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, Iptu Ary Andri JR, ibu yang ada di dalam video memiliki usaha di Lapangan Cindua Mato. Atas kejadian itu, korban juga telah membuat laporan.
Laporan polisi diketahui dibuat pada Sabtu (6/5/2023). Pihak kepolisian langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
"(Korban) ada usaha di sana. Pada hari dilaporkan kami langsung respon dan dimintai keterangan," ujar Ary dikonfirmasi SuaraSumbar.id, Senin (8/5/2023).
Ary meminta bersabar. Sebab, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Hasil penyelidikan nantinya akan disampaikan.
"Masih dalam lidik (penyelidikan). Nanti hasilnya akan kami sampaikan ke Humas. Kami sudah menindaklanjuti langsung. Ada waktunya untuk disampaikan," ungkapnya.
Dilansir dari situs tanahdatar.go.id, Lapangan Cindua Mato ini sebelumnya baru saja diresmikan pada awal Februari 2023 lalu oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumbar.
Berita Terkait
-
Gubernur Sumbar Mahyeldi Optimis Kemlu Bisa Pulangkan WNI di Myanmar
-
Beraksi Pakai Kunci T, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap
-
Satu Rumah di Agam di Agam Rusak Akibat Tertimpa Pohon Tumbang
-
Viral! Aksi Heroik Pria Selamatkan Bus Rem Blong, Kernet dan Sopir Tetap Profesional Atasi Bahaya
-
Kasus Ibu Ancam 2 Anak Kandung Pakai Pisau di Padang Berujung Damai
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Semua Korban Terdampak Galodo Batu Busuak Dievakuasi, Ini Penjelasan BPBD
-
Padang Pariaman Waspada Banjir Lagi, Debit Sungai Meningkat
-
Satu Lagi Jasad Korban Banjir Bandang Agam Ditemukan, Tubuhnya Tak Lagi Utuh
-
Tiga Siklus Kesiapsiagaan Bencana Versi BNPB, Ini yang Harus Diketahui Sebelum Bencana Datang!
-
29 Orang Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Pasaman Barat, 291 Korban Luka-luka