“Sejauh mana mereka paham, seperti norma-norma, sumbang duo baleh. Bertutur kata, merespon lingkungan, kesopanan, cara berpakaian. Nyali berkomunikasi, literasi. Berbicara di deman umum. Ini penting,” katanya.
Dulu, Sumbar selain melahirkan pemimpin bangsa juga memiliki banyak diplomat. Meski begitu, kekuatan diplomasi secara skill, tanpa diiring etika, tidak laku. Orang akan lebih santun dan percaya jika saling menghargai.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah mengatakan, nilai-nilai ABS-SBK bakal membentuk generasi berkarakter. Falsafah Minangkabau itu masih sangat relevan diimplementasikan dalam kehidupan masa kini.
“Sifatnya universal. ABS-SBK masih sangat relevan saat ini. Malahan sudah sangat tepat menanamkan nilai-nilai itu seiring dengan kuatnya budaya luar dengan mudah diterima generasi muda,” ujarnya.
Adat di Sumbar juga tidak kaku. Sebab, secara perlahan nilai-nilai adat itu akan mengikuti nilai agama. “Adat itu berbuhul sentak. Tidak, berbuhul mati," tuturnya.
Berita Terkait
-
Sembilan Kepala Daerah Tak Setuju Konversi Bank Nagari ke Syariah, Gubernur Sumbar Sudah Tahu
-
Hakim Minta Hadirkan Gubernur Sumbar Mahyeldi di Sidang Korupsi KONI Padang
-
Buntut Kicauan Terdakwa, Hakim Perintah Jaksa Hadirkan Gubernur Mahyeldi di Sidang Korupsi KONI Padang
-
Fakta-fakta Tawuran Pelajar SMK di Padang: 2 Orang Dibacok Celurit, 6 Ditangkap Polisi
-
Pemprov Sumbar Wacanakan Pengantin Wajib Tanam 5 Batang Pohon Jelang Menikah, Ini Sasarannya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian