-
Korban meninggal kecelakaan di Pasaman Barat meningkat meski kasus menurun.
-
Rendahnya kesadaran pengendara picu fatalitas kecelakaan lalu lintas.
-
Polisi gencarkan sosialisasi tertib berlalu lintas sepanjang 2025.
SuaraSumbar.id - Sepanjang tahun 2025, kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menewaskan sebanyak 29 orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas Pasaman Barat 2025 tidak hanya menelan korban meninggal dunia, tetapi juga menyebabkan puluhan korban luka.
“Selain menyebabkan 29 orang meninggal dunia juga luka berat sebanyak 62 orang dan luka ringan sebanyak 229 orang,” kata AKBP Agung Tribawanto, Jumat (2/2/2026).
Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan lalu lintas Pasaman Barat 2025 secara kuantitas memang menurun. Pada 2024 tercatat 427 kasus kecelakaan, sedangkan pada 2025 turun menjadi 352 kasus.
Penurunan jumlah peristiwa ini, kata Agung, belum berbanding lurus dengan keselamatan pengendara di jalan raya.
“Meskipun secara jumlah kapasitas turun namun korban meninggal dunia naik dari 24 orang pada 2024 menjadi 29 orang pada 2025,” ujarnya.
Data tersebut menunjukkan tingkat fatalitas kecelakaan masih tinggi meski frekuensi kejadian berkurang.
AKBP Agung Tribawanto menjelaskan, tingginya korban jiwa pada kecelakaan lalu lintas di wilayah Pasaman Barat umumnya disebabkan rendahnya kesadaran pengendara. Banyak pengendara dinilai masih mengabaikan penggunaan kelengkapan kendaraan serta tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Ia menyebutkan, jajaran kepolisian telah melakukan berbagai upaya pencegahan. Sosialisasi tertib berlalu lintas dilakukan secara langsung kepada pengendara di jalan raya, termasuk imbauan untuk memakai helm, membawa surat-surat kendaraan, serta melengkapi kendaraan sesuai ketentuan.
Selain itu, edukasi juga menyasar pelajar dan mahasiswa. “Sosialisasi secara masif telah kita lakukan termasuk di media sosial. Namun kesadaran masyarakat masih rendah dan perlu ditingkatkan lagi agar tertib berlalu lintas,” katanya.
Polres Pasaman Barat berharap para pengguna jalan lebih disiplin dalam mematuhi aturan. Kelengkapan kendaraan yang dimaksud meliputi spion, lampu sen, knalpot standar, serta penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor.
“Mudah-mudahan pada 2026 ini kesadaran tertib berlalu lintas akan terus meningkat. Kami dari jajaran Satuan Lalu Lintas akan terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan,” tegasnya.
Dengan masih meningkatnya korban meninggal, kecelakaan lalu lintas Pasaman Barat 2025 menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas di jalan raya. (Antara)
Berita Terkait
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
-
Tak Punya SIM, Pengemudi Civic Hantam Separator dan Bus TransJakarta di Bundaran HI
-
Kecelakan Hari Ini: Motor Kebut Tabrak Viar Pedagang Tahu Bulat di Kalimalang, Satu Pemuda Tewas
-
Nyalip Tak Hati-hati, Calya Disopiri Mahasiswa Myanmar Seruduk Minitrans di Duren Tiga
-
6 Fakta Tabrakan Bus Kru KRI Soeharso di Medan: 12 Personel Terluka
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Padang Pariaman Waspada Banjir Lagi, Debit Sungai Meningkat
-
Satu Lagi Jasad Korban Banjir Bandang Agam Ditemukan, Tubuhnya Tak Lagi Utuh
-
Tiga Siklus Kesiapsiagaan Bencana Versi BNPB, Ini yang Harus Diketahui Sebelum Bencana Datang!
-
29 Orang Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Pasaman Barat, 291 Korban Luka-luka
-
Pengungsi Banjir Bandang Maninjau Agam 428 Orang, Jalan Provinsi Putus Total!