-
Debit sungai meningkat akibat hujan dan kondisi hulu sungai.
-
Sejumlah kawasan Padang Pariaman mulai tergenang banjir.
-
Akses jalan dan aktivitas warga terganggu genangan air.
SuaraSumbar.id - Debit sungai di Padang Pariaman meningkat menyusul hujan yang mengguyur wilayah tersebut dan daerah hulu sungai dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), meningkatkan kesiagaan bencana karena potensi banjir kembali mengancam sejumlah kawasan rawan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, mengatakan debit Sungai Padang Pariaman meningkat terutama pada aliran Batang Anai dan Batang Ulakan.
Peningkatan volume air tersebut mulai berdampak langsung pada permukiman warga dan akses transportasi di beberapa kecamatan.
“Ada beberapa sungai yang ketinggian airnya mulai meningkat yaitu di antaranya Aliran Batang Anai dan Batang Ulakan,” kata Rudy Repenaldi Rilis, Jumat (2/1/2026).
Akibat debit Sungai Padang Pariaman meningkat, aliran Sungai Batang Anai menggenangi kawasan Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk, serta Perumahan Kasai di Kecamatan Batang Anai. Genangan air di Tanah Taban dilaporkan lebih tinggi dibandingkan Perumahan Kasai.
Rudy menjelaskan, meski air menggenangi kawasan Tanah Taban, tidak dilakukan evakuasi warga. Hal itu karena rumah-rumah di kawasan tersebut telah dikosongkan pascabanjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu. Warga sebelumnya telah mendapatkan bantuan biaya kontrak rumah di lokasi yang lebih aman.
“Jadi tidak dilakukan evakuasi,” katanya.
Meski sempat surut sekitar pukul 11.00 WIB, kondisi debit Sungai Padang Pariaman meningkat kembali pada sekitar pukul 14.00 WIB. Peningkatan debit air ini turut berdampak pada Perumahan Kasai. Warga di kawasan tersebut mulai melakukan evakuasi mandiri karena khawatir terjebak banjir jika air terus naik.
Selain Batang Anai, peningkatan aliran Sungai Batang Ulakan juga mulai berdampak pada wilayah Ulakan Tapakis. Genangan air dilaporkan sudah mencapai badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Air mulai menggenangi Ulakan, air sudah sampai ketinggian badan jalan,” ujarnya.
Rudy menyampaikan, intensitas hujan di wilayah Padang Pariaman tergolong sedang. Namun, kondisi hujan lebat di daerah hulu sungai sangat memengaruhi aliran sungai yang melintasi kabupaten tersebut.
“Kalau hujan di Padang Pariaman relatif sedang, tapi sepertinya hujan lebat terjadi di hulu,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi sungai yang mulai dangkal pascabanjir sebelumnya. Ditambah dengan cuaca yang belum stabil, debit Sungai Padang Pariaman meningkat dikhawatirkan dapat memicu banjir dan longsor di sejumlah titik.
.Dilaporkan pula, meningkatnya debit Sungai Batang Anai menyebabkan akses jalan dari Nagari Sungai Buluah Utara menuju Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai, tidak dapat dilalui kendaraan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Urban Rainfall Effect: Alasan Ilmiah Kenapa Hujan di Perkotaan Jauh Lebih Ekstrem
-
Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok
-
Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober
-
Tragis! Afghanistan Tersingkir dari Asian Games 2026 Tanpa Bertanding karena Lapangan Banjir
-
WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan