-
Jasad korban banjir bandang di Agam ditemukan saat pembersihan material menggunakan ekskavator.
-
Korban ditemukan tidak utuh di lokasi bekas banjir bandang Palembayan.
-
Pencarian korban banjir bandang sebelumnya telah dihentikan atas persetujuan keluarga.
SuaraSumbar.id - Satu jasad korban banjir bandang kembali ditemukan di Kampung Tanjung, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (1/1/2026) sore.
Penemuan tersebut terjadi saat alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk membersihkan sisa material bencana yang sempat menimbun kawasan permukiman warga.
Kapolsek Palembayan, AKP Alwizi Syafriadi mengatakan, jasad korban banjir bandang Palembayan ditemukan dalam kondisi tidak utuh.
Saat ditemukan, jasad tersebut tidak memiliki kedua kaki dan berada di antara tumpukan material yang terbawa arus deras banjir bandang beberapa waktu lalu.
"Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Lubuk Basung guna identifikasi," katanya.
AKP Alwizi menjelaskan, jasad korban banjir bandang Palembayan ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB ketika alat ekskavator tengah melakukan pembersihan material banjir bandang di Kampung Tanjung, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
Proses pembersihan ini dilakukan untuk membuka kembali akses warga sekaligus memastikan tidak ada lagi material berbahaya di lokasi terdampak.
Saat itu, operator alat berat mendapati satu jasad tidak utuh di dalam tumpukan material banjir bandang. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada petugas di lapangan dan segera dilakukan proses evakuasi dengan pengamanan ketat.
Pascapenemuan, aparat gabungan langsung melakukan pencarian lanjutan terhadap sisa bagian tubuh korban. Proses pencarian melibatkan personel Brimob Polda Sumbar, personel Polsek Palembayan, serta masyarakat sekitar yang turut membantu penyisiran di lokasi kejadian.
"Sisa tubuh korban tersebut tidak ditemukan dan pencarian dihentikan sampai pukul 18.30 WIB," katanya.
Menurut AKP Alwizi, lokasi penemuan jasad korban merupakan area yang sebelumnya diterjang banjir bandang Palembayan pada 27 November 2025. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah dan menimbun sejumlah titik dengan material lumpur, batu, serta kayu berukuran besar.
Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas, relawan, dan unsur lainnya telah melakukan pencarian intensif terhadap korban bencana di wilayah tersebut. Namun, proses pencarian resmi korban banjir bandang Palembayan telah dihentikan.
"Pencarian korban banjir bandang dihentikan pada Senin (22/12) berdasarkan persetujuan pihak keluarga," katanya.
Diketahui, banjir bandang Palembayan terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu lama. Dampak bencana tersebut sangat besar, dengan total 136 orang dilaporkan meninggal dunia di Kecamatan Palembayan. Korban tersebar di Nagari Salareh Aia, Salareh Aia Timur, dan Tigo Koto Silungkang.
Selain korban meninggal, tercatat sebanyak 32 warga dinyatakan hilang. Bencana alam ini juga mengakibatkan ratusan rumah warga rusak, baik rusak berat maupun ringan, serta menghancurkan infrastruktur pendukung kehidupan masyarakat setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Demi Beraktivitas, Warga Bireuen Aceh Bertaruh Nyawa Naik Kereta Gantung
-
Penyintas Banjir dan Longsor di Aceh Mulai Bangkit Sambut Idul Fitri
-
Semangat Baru Anak Pidie Jaya Lewat Program Jagoan Baca
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
BRILinkAgen di Palembang Tumbuh 18,82%, Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat
-
Pengguna BRImo di Palembang Capai 1,98 Juta, Tunjukkan Lonjakan Layanan Digital
-
Kasus Dugaan Bullying Siswa di Padang hingga Korban Dirawat di RS Jiwa, Wakepsek Sebut Hanya Candaan
-
Polda Sumbar Ungkap 7 Kasus Narkotika, Sita Sabu dan Ganja dalam Jumlah Besar
-
Siswa SMA Pertiwi 2 Padang Diduga Dibully Teman Sekelas hingga Depresi dan Dirawat di RS Jiwa