-
BNPB tekankan tiga aspek kesiapsiagaan penting dalam mitigasi bencana daerah.
-
Indonesia rawan bencana karena berada di kawasan cincin api Pasifik.
-
Pemerintah fokus pemulihan dan pelayanan penyintas pascabencana besar.
SuaraSumbar.id - Mitigasi bencana BNPB menjadi sorotan utama dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana alam.
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, menegaskan pentingnya pemahaman bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menyiapkan langkah-langkah antisipasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya di Padang, Jumat, Rustian menyampaikan bahwa mitigasi bencana BNPB tidak dapat dilepaskan dari tiga aspek kesiapsiagaan yang harus dipahami secara menyeluruh.
"Pertama, kita harus menyiapkan kesiapsiagaan di prabencana, kedua ketika terjadi bencana dan pascabencana itu terjadi," kata Sekretaris Utama BNPB, Rustian, Jumat (2/1/2026).
Ia menjelaskan, ketiga aspek tersebut saling berkaitan dan harus dijalankan secara simultan. Mitigasi bencana BNPB pada tahap prabencana mencakup upaya perencanaan, edukasi, dan penguatan kapasitas daerah agar risiko dapat ditekan sebelum bencana terjadi.
Sementara itu, saat bencana berlangsung, respons cepat dan terkoordinasi menjadi kunci utama untuk meminimalkan korban jiwa dan kerugian.
Rustian menekankan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana sangat krusial mengingat seluruh provinsi di Indonesia memiliki potensi bencana alam. Kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan cincin api Pasifik atau ring of fire menjadikan ancaman gempa bumi, letusan gunung api, hingga bencana hidrometeorologi sebagai risiko yang selalu mengintai.
"Di tiga siklus bencana ini semua komponen masyarakat harus tahu dan paham karena bencana alam tidak bisa diprediksi dan mematikan," kata Rustian.
Sebagai gambaran nyata, saat ini pemerintah tengah melakukan pemulihan dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di Ranah Minang, Rustian menyebut sejak awal pihaknya bersama Gubernur setempat telah membahas berbagai kebutuhan penting agar dampak bencana dapat diminimalisir melalui pendekatan mitigasi bencana BNPB yang terencana.
Pada kesempatan yang sama, Rustian mengungkapkan bahwa bencana di tiga provinsi tersebut menelan korban jiwa lebih dari 1.000 orang, dengan sejumlah korban masih belum ditemukan.
Di Provinsi Sumatera Barat, pemerintah bersama keluarga korban telah mengikhlaskan untuk tidak melanjutkan pencarian dan evakuasi korban yang belum ditemukan.
Ke depan, selain fokus pada pemulihan, pemerintah terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para penyintas banjir bandang dan tanah longsor di wilayah terdampak. BNPB juga mengapresiasi kinerja pemerintah provinsi dan daerah dalam penanganan bencana.
"Dari 15 kabupaten kota yang terdampak bencana 13 di antaranya menetapkan status tanggap darurat dan syukur alhamdulillah 12 sudah masuk transisi darurat," sebut dia.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan mitigasi bencana BNPB agar daerah semakin siap menghadapi ancaman serupa di masa mendatang. (Antara)
Berita Terkait
-
Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin
-
TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino
-
Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi
-
Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen