- Limbah kelapa muda menumpuk di Pantai Padang.
- Tekstur lunak berpotensi diolah jadi pakan ternak.
- Penelitian diperlukan untuk uji kandungan nutrisi cangkang.
SuaraSumbar.id - Limbah kelapa muda yang menumpuk di sejumlah titik penjualan di kawasan Pantai Padang, Sumatera Barat (Sumbar), memunculkan pertanyaan baru: bisakah limbah kelapa muda itu diolah menjadi pakan ternak?
Pemandangan tumpukan cangkang kelapa muda terlihat jelas di kawasan Pantai Padang dan beberapa lokasi lain di Kota Padang.
Selama ini, limbah kelapa muda berupa kulit dan cangkang yang sudah terbelah dibiarkan teronggok di pinggir jalan.
Sampah organik ini menunggu diangkut, namun jumlahnya terus bertambah setiap hari. Kondisi tersebut semakin terlihat saat bulan puasa, ketika penjualan kelapa muda meningkat tajam dan pakan ternak belum menjadi solusi pemanfaatannya.
Di sejumlah lapak, satu butir kelapa muda dijual seharga Rp 6.000 hingga Rp 8.000. Setelah dikupas dan airnya diambil, bagian cangkang langsung dibuang dan menjadi limbah kelapa muda. Penumpukan tak terhindarkan karena tidak seluruhnya dapat diangkut petugas kebersihan setiap hari.
Sebagian pedagang memilih menata sisa cangkang di sekitar warung agar tidak terlihat berantakan. Namun, volume yang terus bertambah membuat tumpukan tersebut tetap mencolok di beberapa titik.
Lantas, apakah cangkang kelapa muda yang masih lunak itu bisa langsung diolah? Mengingat teksturnya yang relatif lembut dibanding kelapa tua, peluang pemanfaatan terbuka jika melalui proses tertentu.
Salah satu opsi adalah dihancurkan dengan cara dicacah, dibubut, atau diparut hingga berbentuk serpihan kecil. Proses ini dinilai memungkinkan karena bagian cangkang dan batok kelapa muda masih lunak dan mengandung sisa sari.
Apakah tidak ada peluang untuk dijadikan makan ternak seperti sapi, kambing, atau ayam. Pasalnya bisa diolah langsung setelah dikupas, masih ada sari manis dan memungkinkan lunak.
Gabah padi saja yang tidak ada rasanya bisa jadi pakan ayam, konsentrat sapi atau bahkan babi (bagi daerah yang ada peternakan babinya). Lantas kenapa limbah kelapa muda yang masih lunak tidak bisa?
Kulit cangkang kelapa disebut berpotensi menjadi bubur yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ternak untuk ayam, sapi, kambing, atau unggas lainnya. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai kandungan nutrisi di dalamnya.
Perlu ada penyelidikan tentang kandungan dari cangkang kelapa muda tersebut, apakah memungkinkan diolah menjadi pakan ternak dengan sentuhan teknologi atau proses pengolahan tertentu.
Kandungan apa yang ada di kelapa muda itu, apakah bisa untuk dikonsumsi ternak, menjadi pertanyaan yang masih terbuka.
Kalangan peneliti, kampus, maupun masyarakat dinilai dapat mencoba melakukan riset terhadap limbah kelapa muda ini. Terlebih, pada kelapa yang sangat muda, lapisan cangkangnya bahkan selunak rebung bambu.
Sejauh ini, pemanfaatan limbah kelapa muda sebagai pakan ternak belum banyak tersentuh penelitian. Kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pihak yang memiliki kreativitas menciptakan mesin atau alat penghancur cangkang untuk menghasilkan produk bernilai guna.
Berita Terkait
-
Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih
-
BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan