- Magrib Kota Padang 18.38 WIB, Jumat 27 Februari.
- Isya’ dilaksanakan pukul 19.47 WIB malam.
- Cek jadwal imsakiyah terbaru setiap hari Ramadan.
SuaraSumbar.id - Umat Muslim di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), diimbau untuk memperhatikan jadwal imsakiyah selama Ramadan agar pelaksanaan ibadah puasa berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Pada Jumat, 27 Februari 2026, waktu Magrib di Kota Padang jatuh pada pukul 18.38 WIB. Azan Magrib menjadi penanda berakhirnya puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Saat itulah umat Muslim diperbolehkan untuk berbuka puasa.
Sementara itu, salat Isya’ dilaksanakan pada pukul 19.47 WIB. Usai berbuka dan menunaikan salat Magrib, masyarakat dapat melanjutkan dengan salat Isya’ yang biasanya dirangkaikan dengan salat tarawih, baik secara berjamaah di masjid maupun dilaksanakan secara mandiri di rumah.
Perlu dipahami bahwa jadwal salat dapat berubah beberapa menit setiap harinya mengikuti perhitungan waktu matahari.
Warga dianjurkan untuk rutin memeriksa jadwal imsakiyah terbaru agar tidak keliru dalam menentukan waktu berbuka maupun pelaksanaan salat wajib.
Menjelang waktu Magrib, disarankan menyiapkan hidangan berbuka secukupnya. Mengawali dengan makanan ringan seperti kurma, buah segar, atau minuman hangat dapat membantu tubuh beradaptasi setelah berpuasa.
Mengurangi konsumsi makanan berlemak dan berminyak juga dianjurkan agar kondisi fisik tetap prima dalam menjalani rangkaian ibadah malam Ramadan.
Doa berbuka yang sering dibaca:
“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Dengan mengetahui waktu Magrib pukul 18.38 WIB dan Isya’ pukul 19.47 WIB, umat Muslim di Kota Padang dapat menjalankan ibadah Ramadan 2026 dengan lebih tertib dan khusyuk.
Berita Terkait
-
Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen