SuaraSumbar.id - Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Indra Dt Rajo Lelo mendorong Pemprov Sumbar untuk mengakuisisi tim sepakbola PSP Padang yang akan berlaga di kompetisi Liga 3 tingkat Sumbar pada musim ini.
"Kita tentu mendukung langkah tersebut karena PSP Padang merupakan tim binaan pemerintah daerah dan jika dipegang oleh Pemprov Sumbar tentu akan semakin baik. Apalagi Gubernur Sumbar mantan Ketua Umum PSP Padang," katanya, Sabtu (30/7/2022).
Menurutnya, Pemprov Sumbar memiliki fasilitas yang cukup lengkap mulai dari Stadion Haji Agus Salim, tempat penginapan untuk mes pemain, serta dukungan anggaran dari APBD Sumbar.
Pria yang menjadi manajer saat PSP Padang promosi ke Divisi Utama pada tahun 2007 ini mengatakan tim"Pandeka Minang" merupakan tim besar yang saat ini terpuruk dan bermain di kasta paling bawah Liga Indonesia. Mungkin saja melalui ini tim yang memiliki sejarah di sepakbola nasional ini kembali menuai prestasi bagus ke depannya.
Apalagi saat ini PSP Padang informasinya tidak mendapatkan lagi bantuan dari Pemkot Padang melalui dana hibah karena tahun lalu juga sudah dapat.
"Langkah ini tentu perlu dibicarakan lebih lanjut dan lebih bahkan perlu ada kajian bisnisnya," katanya.
Ia mengatakan apabila hal ini terjadi, maka PSP Padang yang di bawah Pemprov Sumbar akan menampung seluruh talenta sepakbola yang muncul dari Sumbar.
"Mereka yang saat ini di SSB, tim-tim yang tersebar di Sumbar akan memperkuat PSP nantinya. Ini jika benar ingin menyelamatkan PSP Padang maka langkah ini harus dilakukan agar sejarah tim ini tidak hilang begitu saja karena tak ada dana untuk berkompetisi," kata dia.
Dirinya akan mencoba berbicara dengan Wali Kota Padang Hendri Septa yang merupakan Ketua Umum PSP Padang untuk memperlancar persoalan ini.
"Ini kan baru wacana dan bisa saja terjadi dan bisa saja tidak terwujud, semua tergantung kesepakatan bersama," kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Umum PSP Padang Harris Dt Batuah mengatakan langkah Pemprov Sumbar untuk mengambil PSP Padang tentu perlu dikaji lebih dalam. Jika banyak manfaat yang akan didapatkan tentu kenapa tidak, Pemprov memiliki sarana dan prasarana lengkap yang dibutuhkan tim sepakbola.
"Kita perlu duduk bersama jika ini memang akan dilakukan karena untuk kemajuan sepakbola Sumatera Barat dan memfasilitasi anak-anak Sumbar untuk menjadi pemain profesional. Targetnya harus jelas yakni kembali ke Liga 1 untuk bersaing dengan tim lain di Indonesia," kata dia.
Pria yang menjabat Bendahara KONI Sumbar ini menambahkan PSP Padang tahun ini tidak mendapatkan dana APBD pada tahun ini dan kondisinya tergantung Ketua Umum PSP Padang yang juga Wali Kota Padang Hendri Septa.
Ditambah kompetisi Liga 3 regional Sumbar akan segera ditabuh dan PSP Padang harus segera diselamatkan.
"Pengurus masih menunggu arahan Ketua Umum yang notabene Wali Kota Padang Hendri Septa," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Percepat Ekonomi Wilayah Perbatasan, Sumbar Upayakan Bangun Jalan Tembus Nagari Pelosok Menuju Riau
-
Shalat Hari Raya Idul Adha di Halaman Kantor Gubernur Sumbar Minggu 10 Juli, Khatibnya Kepala Kanwil Kemenag Sumbar
-
Gubernur Mendadak Tes Urine Seluruh Pejabat Eselon II Pemprov Sumbar, Hasilnya Mengejutkan
-
Menguatkan Peran Bundo Kanduang di Era Globalisasi, Pemprov Sumbar Sinergikan Ranah dan Rantau
-
KPU Sumbar Usul Anggaran Pilkada 2024 Rp 154 Miliar, Naik dari Pilkada 2020
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung