SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Barat (Sumbar) mengsusulkan anggaran sebesar Rp 154 miliar untuk penyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Ketua KPU Sumbar, Yanuk Sri Mulyani mengatakan, tahapan Pemilu dimulai pada tahun 2023. Pihaknya telah menyampaikan besaran anggaran kepada Pemprov Sumbar.
"Kita sudah sampaikan ke pihak Pemprov Sumbar, karena peyelenggaraan Pilkada 2024 biayanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar," katanya, Rabu (29/6/2022).
Setelah itu, kata Yanuk, akan ada juga pembahasan dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD). Namun saat ini masih menunggu jadwal dari Pemprov Sumbar terkait tahapan Pilkada yang bakal dimulai pada bulan November 2023.
"Setelah ada pembahasan, nanti akan disetujui oleh Pemprov berapa besarannya. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk hibah anggaran Pilkada 2024," tuturnya.
Yanuk mengaku bahwa pada rancangan awal pihaknya menganggarkan Rp169 miliar. Namun, setelah dilakukan rasionalisasi, besaran anggaran yang diusulkan menjadi Rp154 miliar.
"Jumlah itu untuk biaya seluruh tahapan, mulai dari persiapan sampai tahapan terakhir untuk pemilihan 2024. Untuk Pilkada 2024, KPU Sumbar menyelenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar," ucapnya.
Ditambahkannya, besaran anggaran yang diusulkan pada Pilkada 2024 mengalami kenaikan dibandingkan dengan anggaran Pilkada 2020. Pada Pilkada yang lalu, KPU Sumbar memperoleh anggaran Rp 129 miliar, lalu habis Rp 109 miliar, dan sisanya dikembalikan ke Pemprov Sumbar.
"Kita berharap anggaran yang kita usulkan dapat disetujui oleh Pemprov Sumbar. Besaran anggaran yang diusulkan KPU Sumbar karena sudah disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan Pilkada 2024," tuturnya.
Baca Juga: Sumbar Salurkan Sapi Kurban Presiden Jokowi ke Daerah Terdampak Bencana
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Seabrek Alasan Mundurnya 6 CPNS Pemprov Sumbar
-
Bukan Soal Gaji, 6 CPNS Pemprov Sumbar Mundur Gegara Penempatan Jauh dan Tidak Sesuai
-
Pemprov Sumbar Petakan Potensi Kerjasama Daerah, Targetnya Harus Saling Menguntungkan
-
Mewariskan Silek untuk Generasi Muda, Cara Pemprov Sumbar Menjaga Tradisi Minangkabau
-
Anggaran Pilkada 2024 di Batam Diperkirakan Naik, KPU: Estimasi Rp 93 Miliar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
5 Lipstik Glossy Tahan Lama, Kilau Mewah dan Harga Terjangkau
-
7 Lipstik Merah Favorit, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Kunci Jawaban PKN Kelas 9 Halaman 128, Bahas Pelestarian Bahasa Ibu di Perkotaan
-
Pemerintah Kebut Sumur Bor di Masjid Sumbar Jelang Ramadhan, Ini Alasannya
-
CEK FAKTA: Viral Jokowi Berdoa di Kuil Hindu Tirumala India, Benarkah?