SuaraSumbar.id - Seorang mahasiswa nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari jalan layang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (12/5/2022) malam. Beruntung nyawanya selamat dan kini dirawat di rumah sakit.
"Pelaku inisial EH (21) asal Gunung Sitoli dan masih berstatus mahasiswa. Sudah kami evakuasi dan bawa ke rumah sakit karena luka parah," kata Kepala Satpol PP Bukittinggi Efriadi, Jumat (13/5/2022).
Ia mengatakan, EH diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompati jalan layang yang berada di daerah Terminal Simpang Aur Bukittinggi setelah baru turun dari bus.
"Ia mengalami luka serius di bagian kepala dan bahu, informasi dari warga di sekitar kejadian yang melihat EH tidak langsung jatuh ke aspal, namun sempat tersangkut ke kabel jalan," katanya.
Dari informasi yang diperoleh, EH datang ke Bukittinggi tanpa sepengetahuan keluarganya dengan niat mencari kerja.
Entah kenapa setibanya di Bukittinggi, pelaku nekat loncat di jalan layang tanpa alasan yang jelas. Kejadian ini menjadi viral di media sosial Kota Bukittinggi dan sekitarnya hingga Gunung Sitoli dan Sibolga Sumut.
Dari beberapa komentar, saat ini sudah diketahui pihak keluarga dari EH yang menyatakan segera menjemput ke Kota Bukittinggi.
Dari KTP EH, ia beralamat di Ombolata Desa Simbalaete, Tabaloho, Gunung Sitoli Sumatera Utara. (Antara)
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Baca Juga: Batal Tawuran, Belasan Remaja di Padang Malah Palak Warga Pakai Samurai dan Celurit
Berita Terkait
-
Budidaya Bunga Rafflesia
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Anggota Brimob
-
Dinkes Sebut Kasus Hepatitis Misterius Belum Terdeteksi di Sumbar
-
400 Ribu Wisatawan Kunjungi Bukittinggi Selama Libur Lebaran, Putaran Uang Tembus Rp 80 Miliar
-
Kasus 12 Emak-emak Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus