SuaraSumbar.id - Sejak Januari hingga April 2022, Polda Sumatera Barat mengungkap enam kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pengawasan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan Polda Sumbar telah melakukan penindakan terhadap enam kasus.
Keenam kasus tersebut ada yang diproses Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumbar dan ada juga Polres.
Kasus pertama pada Senin (3/1/2022), Ditreskrimsus menangkap pria berinisial RYG di SPBU Pertamina Pitameh Jalan Padang-Indarung Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang.
Saat ini, kasus sudah P21. Petugas mengamankan barang bukti satu unit mobil dengan tangki modifikasi yang berisikan BBM bersubsidi jenis Bio Solar.
Kemudian, enam buah jeriken kapasitas 35 liter BBM Bio Solar, 4 buah jeriken kosong kapasitas 35 liter, 1 buah slang plastik panjang 1 meter, 1 buah corong minyak warna biru, dan uang tunai sebesar Rp1.600.000.
Kasus kedua, pada Rabu (9/2) di Paingan Nagari Guguk Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman, yang diduga telah terjadi tindak pidana melakukan penyalahgunaan niaga bahan bakar minyak jenis solar yang disubsidi.
Barang bukti yang diamankan satu unit alat berat merk PC 200 6 silindar, satu unit alat berat PC 200 4 silinder, 7 jeriken dengan isi 32 liter bahan bakar jenis solar, dan 5 jeriken berisi 32 liter bahan bakar jenis solar.
“Kasus ini tengah diproses oleh Polres Pariaman," katanya, Senin (11/4/2022).
Baca Juga: Belasan Remaja di Padang Ditangkap Saat Tawuran, Bawa Tombak hingga Golok
Kasus ketiga diungkap pada Jumat (11/4/2022) di Jalan Raya Tapan Kerinci Kenagarian Muaro Sako Kecamatan Rahul Kab. Pesisir Selatan dengan tersangka pria berinisial FH (26) yang mengangkut bahan bakar minyak tanpa dilengkapi izin usaha niaga.
Petugas mengamankan barang bukti yang diamankan 1 unit mobil truk membawa 74 galon masing-masing galon berisi 31 liter jenis Solar, 1 lembar STNK, dan 1 buah kunci kontak.
“Proses sidik Polres Pesisir Selatan," kata dia
Selanjutnya kasus yang keempat diproses oleh Polres Pesisir Selatan yang menangkap seorang pria berinisal DM yang ditangkap pada Jumat (25/2) di SPBU Simpang Lagan Kecamatan Linggo Saribaganti yang melakukan dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga Bahan Bakar Minyak jenis Solar yang di subsidi pemerintah tanpa izin usaha niaga.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 unit bermuatan 40 jeriken yang masing-masing jerigen berisi BBM jenis Solar.
Untuk kasus yang kelima dilakukan penangkapan oleh Polres Solok Selatan terhadap seorang laki-laki inisial BH (31) yang mengangkut bahan bakar minyak jenis solar dan pertalite dengan menggunakan mobil tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah.
Berita Terkait
-
SPBU Indarung Terbakar, Pertamina Pastikan Layanan Tak Terganggu
-
Polisi Tangkap 13 Pemuda di Padang, Diduga Akan Tawuran
-
Berikut Jadwal Berbuka Puasa Kota Padang Hari Ini, Lengkap dengan Doa Berbuka
-
Jadwal Azan Magrib Buka Puasa Kota Solok 10 April 2022, Lengkap dengan Doa Berbuka Puasa
-
Jadwal Buka Puasa Kota Bukittinggi Hari Ini 10 April 2022
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda Darurat
-
Jumlah Lansia di Sumbar Terus Meningkat, Tanah Datar Tertinggi
-
Angka Kelahiran di Sumatera Barat Turun
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu