SuaraSumbar.id - Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Pelaku berinisial M (61) tega melecehkan seorang siswi SDLB.
Beruntung, aksinya dipergoki warga di dalam sebuah pondok kosong. Warga pun sempat merekam rencana bejat pelaku terhadap siswi SDLB di Painan dengan kamera HP hingga viral di media sosial.
Kekinian, tukang ojek gaek itu telah diringkus polisi. Dia dibekuk pada Kamis (10/2/2022) di sebuah warung Kampung Bungo Pasang I, Nagari Bungo Pasang Salido, Painan.
"Pelaku diringkus karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur," kata Kapolres Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (11/2/2022).
Menurut Yose, tukang ojek diduga keras telah melakukan perbuatan pencabulan atau kekerasan seksual terhadap siswi SDLB berusia 11 tahun. Modusnya dengan berpura-pura ingin mengantarkan korban pulang.
"Korban tidak mau dan tersangka tetap memaksa mengantarnya pulang. Dalam perjalanan pulang, korban dibawa ke sebuah pondok kosong yang berada di bukit PDAM Painan. Untungnya pelaku ketahuan sama warga dan warga sempat memvideokan tersangka," bebernya.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/2/2022) di sebuah pondok kosong di puncak bukit PDAM Painan.
Saat ini, tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pessel, masih mendalami kasus tersebut, untuk di proses lebih lanjut.
"Tersangka telah melakukan perbuatan bejat itu sekitar 5 kali, 4 kali di sebuah pondok pelabuhan Panasahan Painan, tapi itu masih didalami," bebernya.
Baca Juga: Miris, Hampir 6 Ribu Anak Keluarga Miskin di Pesisir Selatan Putus Sekolah
Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 76E UU nomor 35 Tahun 2024 Tentang Perubahan Atas UU 23 Th. 2002 Jo pasal 82 ayat 1 KUHPidana dan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002.
Berita Terkait
-
Diterjang Longsor, Akses Jalan Menuju Objek Wisata Mandeh Pesisir Selatan Terputus
-
Pemerintah Daerah Diminta Serius Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi
-
Belum Vaksin Covid-19, 500 Pengendara di Pesisir Selatan Terjaring Razia
-
Bikin Gaduh, Fraksi PAN DPRD Pesisir Selatan Desak Bupati Copot Jabatan Camat Lengayang
-
Fondasi Jalan di Pesisir Selatan Terban, Akses Transportasi Terancam Putus
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying