SuaraSumbar.id - Ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang divaksin Covid-19, dipulangkan pihak sekolah. Hal ini merupakan tindaklanjut penerapan Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Padang yang mulai diberlakukan hari ini, Selasa (8/2/2022).
Salah seorang wali murid, Ridwan (45) merasa terkejut karena anaknya tidak diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) dengan alasan belum di vaksin.
"Kebijakan yang diambil sekolah itu tanpa mensosialisasikan terlebih dahulu kepada orang tua siswa," katanya, Selasa (8/2/2022).
Menurutnya, dengan dilarangnya anak melaksanakan PTM tentu akan berdampak kepada mental anak. Apalagi, surat edaran tersebut baru keluar tadi malam.
"Saya belum berani mengizinkan anak saya untuk vaksin, karena sekolah tidak berani memberikan jaminan keselamatan pasca vaksinasi kepada wali murid. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, apakah pihak sekolah mau bertanggungjawab?," katanya.
Salah waktu wali murid, Ridwan (45) sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, kebijakan yang diambil sekolah tanpa mensosialisasikan terlebih dahulu kepada orang tua siswa.
Senada, wali murid yang lain menuturkan, Rima (38) menuturkan bahwa vaksinasi tidak menjadikan syarat dalam penyelenggaraan PTM, sesuai statmen Mendikbud Ristek Nadiem Makarim beberapa waktu yang lalu.
“Negara saja memperbolehkan anak yang belum di vaksin untuk melakukan PTM di sekolah. Masak Pemko Padang melarang," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala sekolah SDN 05 Surau Gadang Yettisma mengaku hanya menjalankan instruksi Walikota Padang tanggal 07 Februari 2022 menjelaskan PTM diikuti oleh siswa yang telah menerima vaksin. Jika siswa belum menerima vaksin, belajar di rumah di bawah bimbingan orang tua.
Baca Juga: Resmi, Siswa SD di Padang yang Belum Divaksin Dilarang Sekolah Tatap Muka
“Kita telah memberikan buku kepada siswa. JIka siswa belum di vaksin, belajar dirumah dibawah bimbingan dan pengawasan orang tua. Memanfaatkan buku yang telah dipinjamkan oleh sekolah. Sekarang kiat orang tua dalam membimbing anak dalam belajar dirumah,” katanya.
Dia mengatakan, saat ini siswa SDN 05 Surau Gadang yang telah di vaksin sebanyak 100 orang siswa dari 332 orang jumlah siswa.
“Sebanyak 30 persen siswa yang baru divaksin. Kami menghimbau agar orang tua menyegerakan vaksinasi terhadap anaknya agar dapat mengikuti PTM di sekolah,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang belum menjalankan vaksinasi Covid-19, tidak diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka.
Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang nomor 421.1./456/Dikbud/Dikdas.03/2022 tanggal 7 Februari 2022 tentang pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun untuk pencegahan Covid-19.
Kasus penutupan SD di Kota Padang menjadi salah satu pemicu edaran tersebut dikeluarkan. "Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diberikan hanya kepada siswa yang telah divaksin," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi melalui surat edarannya.
Tag
Berita Terkait
-
KPAI Minta Kota Padang Segera Bentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah, Ini Alasannya
-
Guru dan Murid Terpapar Covid-19, SD Negeri 24 Ujung Gurun Padang Ditutup
-
Indehoi di Kamar Kos, 29 Orang Muda-mudi Ditangkap Satpol PP Padang
-
Ngamuk Lapaknya Dipindahkan Satpol PP Padang, PKL Siram Petugas Pakai Minyak Goreng Panas
-
Pedagang Penimbun Minyak Goreng di Padang Siap-siap Disanksi, Harga Minyak Goreng Resmi Rp 11.500 per Liter
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Hadirkan Promo Ramadan untuk Kuliner, Hiburan, hingga Belanja Keluarga
-
CEK FAKTA: Viral Video Evakuasi Penumpang Pesawat di Israel Saat Serangan Iran, Benarkah?
-
KNKT Rekomendasikan Jalan Sitinjau Lauik Ditutup, Gubernur Sumbar: Hampir Setiap Hari Kecelakaan!
-
Pabrik Semen Pertama di Asia Tenggara, Fadli Zon Dorong Indarung I Jadi Ruang Seni
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak