SuaraSumbar.id - Warga korban banjir di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), butuh makanan siap saji, pakaian dan air bersih. Seperti diketahui, daerah Pesisir Selatan merata diterjang banjir pada Jumat Jumat (17/12/2021) lalu.
Sejumlah nagari yang membutuhkan bantuan makanan siap saji, air bersih dan pakaian pasca banjir di antaranya Nagari Binjai Tapan, Kampuang Tangah Tapan, Nagari di Silaut dan beberapa kampung di Kecamatan Lengayang.
Banjir besar yang melanda kecamatan tersebut cukup parah. Banjir merendam hampir seluruh rumah di wilayah itu. Sehingga, kebutuhan pokok warga seperti beras, pakaian basah terendam banjir.
Begitupun dengan sumber air bersih warga tidak bisa digunakan untuk keperluan memasak dan minum warga sekitar. Lantasan, air sumur yang mereka gunakan sabun hari bercampur dengan lumpur bekas banjir, dan air PDAM juga mati.
"Pakaian, beras kami kemarin ikut basah karena banjir. Jadi kami sangat membutuhkan bantuan pakaian dan makanan," sebut Tapan Redi (34) seorang warga Kampung Tangah, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Senin (20/12/2021).
Menurutnya, kondisi yang diamalami saat ini tidak hanya di Kenagarian Kampung Tangah Tapan saja. Namun, kondisi ini juga di alami warga di Nagari Binjai Tapan, dan di Kecamatan BAB Tapan yang terdampak banjir.
"Kalau tempat kami air PDAM tidak ada. Tapi, di BAB Tapan, Silaut ada. Tapi, menurut informasi dari beberapa warga disana air PDAM putus," ucapnya.
Selain pakaian dan makan, warga yang terdampak banjir juga membutuhkan pasokkan air bersih pasca banjir. Sebab, sumber air yang ada saat ini masih belum bisa digunakan untuk memasak.
"Air karuh dan bercampur lumpur. Kami sangat membutuhkan pasokkan air bersih. Untuk memenuhinya, kami terpaksa harus membeli air galon untuk memasak dan mancuci. Kalau terus seperti ini, biayanya cukup besar,"keluhnya.
Baca Juga: Korban Tewas Akibat Banjir di Malaysia Bertambah, Total Ada 4 Nyawa Hilang
Sementara itu, sampai saat ini dirinya masih belum tersentuh bantuan dari pihak pemerintah. Terutama dari Dinas Sosial Kabupaten.
"Belum ada bantuan, sudah ada yang menerima tapi cuman beberapa yang dapat. Perlengkapan bayi kami juga butuh," harapnya.
Terpisah, warga di Silaut Maman (40) mengatakan, warga yang terdampak banjir di nagarinya sangat membutuhkan pasokkan air bersih dan peralatan bayi.
"Bantuan utama yang kami harapkan yaitu air bersih, karena sumber air kami sudah kotor dampak banjir, dan PDAM putus. Perlengkapan bayi juga sangat dibutuhkan. Sebab, banyak anak-anak disini," harapnya.
Kemudian warga di Nagari Binjai Tapan, April (25) menyampaikan, ditempatnya sama sekali belum tersentuh bantuan dari pihak pemerintah daerah.
"Belum ada bantuan sama sekali. Dapur umum juga tidak ada nampak didirikan. Padahal, kondisi saat ini kami sangat membutuhkan makanan, air bersih dan pakaian. Tapi, sudah 3 hari pasca kejadian belum ada tampak tanda-tanda bantuan ditempat kami," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Satu Unit Rumah Warga Pesisir Selatan Rusak Berat Diterjang Longsor
-
Ambulans Bawa Bayi Kritis Terjebak Longsor di Pesisir Selatan
-
Mobil Terseret Longsor di Pesisir Selatan, Jalan Painan-Batangkapas Lumpuh
-
15 Kecamatan di Pesisir Selatan Diterjang Banjir, Tapan dan Silaut Terparah
-
Habiskan Dana Rp 22 Miliar, 5 Pasar Rakyat Semi Modern di Pesisir Selatan Belum Beroperasi
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
9 Lipstik Wanita 50 Tahunan, Bikin Bibir Lembap dan Tampak Awet Muda
-
Sumbar Minta Tambahan 500 Unit Huntara, Ini Alasannya
-
6 Lipstik Lokal Awet dan Tahan Lama, Bikin Wanita Cantik Seharian
-
10 Lipstik Tahan Lama dan Tak Luntur Saat Makan, Diburu Kaum Hawa
-
Kunci Jawaban Sejarah Kelas XI Halaman 94, Menguak Alasan Ekspansi Jepang ke Asia Timur Raya