SuaraSumbar.id - Kasus surat permintaan sumbangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah memasuki babak baru. Kali ini, Polda Sumbar yang menangani kasus tersebut.
Hal tersebut berawal dari laporan dari ormas pendukung Joko Widodo atau Projo ke Polda ke Polda Sumbar.
"Memang ada laporan dari Projo Sumbar terkait (surat) itu. Sedang dilakukan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Sumbar Stefanus Satake Bayu Setianto, melansir dari covesia.com, Jumat (22/10/2021).
Dari laporan itu, kata Stefanus, pihaknya membuka kembali kasus itu dan penangannya masih di tahap penyelidikan.
"Belum sampai ke tahap penyidikan. Masih proses penyelidikan,” ungkap Bayu.
Projo melaporkan bahwa ada dugaan unsur tindak pidana korupsi. Untuk itu, pihaknya menindaklanjuti laporan tersebut.
Saat ditangani Polresta Padang, kasusnya mengarah ke dugaan penipuan. Ada dugaan tanda tangan Gubernur Mahyeldi yang dibubuhkan di surat permintaan sumbangan tersebut palsu.
Namun, setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk memeriksa 5 orang saksi, didapatkan fakta bahwa tanda tangan Mahyeldi asli. Itu yang menjadi alasan Polresta Padang menghentikan penanganan kasusnya.
Baca Juga: Pemburu Chicken Dinner! Klaim Kode Redeem PUBG Mobile 22 Oktober 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kurangi Plastik Sekali Pakai
-
79 Rumah di Adonara Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,7
-
Tegas! KPID Sumbar Perketat Pengawasan Konten LGBT
-
Pemprov Sumbar Targetkan Investasi Rp13,3 Triliun pada 2027
-
BRILinkAgen di Palembang Tumbuh 18,82%, Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat