SuaraSumbar.id - Setelah hampir 5 tahun tak menggeliat, produsen benih jagung dari Solok, Sumatera Barat (Sumbar), yakni PT. Citra Nusantara Mandiri (CNM), tampaknya akan kembali memproduksi benih jagung varietas unggul dalam skala besar.
Kabar baik itu menyusul dengan telah dilakukannya Memorandum Of Understanding (MoU) antara PT. CNM dengan perusahaan BUMN PT Pertani (Persero) yang kini merger dengan PT Sang Hyang Seri pada Jumat (15/10/2021) di kantor PT.CNM, Kota Solok.
Kerjasama antara CNM dengan Pertani tak sekadar menyoal bisnis, namun juga untuk mengembangkan varietas bibit unggul plus riset benih.
"Ini bagian dari upaya menjaga bibit jagung unggul tetap lestari hingga ratusan tahun ke depan. Tidak sekadar kerjasama bisnis, tapi kita akan kembangkan juga riset tentang benih di sini," kata Komisaris Utama PT.CNM, Nofi Candra saat menerima kunjungan
Dirut PT Pertani (Persero) Maryono.
Jika CNM kembali memproduksi benih jagung dalam skala besar, kata Nofi, ribuan tenaga kerja akan kembali bisa diserap. Sebab, pola pekerjaan di CNM mayoritas padat karya alias menggunakan lebih banyak tenaga manusia.
"Dulu, kita bisa tampung sekitar 2 ribu lebih tenaga kerja. Semoga ini kembali terwujud jika program produksi ini segera berjalan," katanya.
Menurut anggota DPD RI periode 2014-2019 itu, PT.CNM sudah bekerjasama dengan PT Pertani sejak tahun 2005. Laju surut jumlah produksi telah dialami CNM bersama Pertani. Pada masa kejayaannya, CNM mampu memproduksi 4.200 ton benih jagung per tahunnya.
"Waktu itu baru 2 produk, sekarang kita punya 5 produk. Saya optimis angka 4 ribuan ton per tahun itu bisa kembali kita raih," katanya.
Dengan produksi 4 ribuan ton per tahun saja, kata Nofi, bisa memutarkan uang di tengah masyarakat Solok sekitar Rp 2 miliar per minggunya. "Kapasitas pabrik kita lebih dari 8 ribu ton per tahun. Semoga ini bisa terwujud, karena pergerakan CNM akan menumbuhkan ekonomi masyarakat," katanya.
Baca Juga: Satu ASN Pemkot Padang Diduga Jadi Istri Kedua Diperiksa Senin Depan
Dirut Pertani Maryono mengatakan, produksi benih jagung PT CNM bekerjasama dengan Pertani, pernah menyumbang 10 persen dari kebutuhan nasional. Dengan kata lain, CNM sudah punya modal besar untuk membali "merajai" produksi benih jagung.
"Dalam beberapa tahun terakhir vakum, dan ini yang akan bangun kembali. Sayang jika fasilitas pabrik sebesar ini disia-siakan, apalagi CNM unya produk benih jagung berlisensi," katanya.
Maryono optimis melihat potensi PT.CNM yang pabriknya bisa menampung 8 ribu ton benih per tahun. Menurutnya, geliat CNM akan "menghidupkan" masyarakat yang dulu ribuan orang bergantung hidup di perusahaan tersebut.
Menurutnya, BUMN tidak bisa sendiri untuk memberikan dampak naik terhadap masyarakat. BUMN perlu bersinergi dan ditopang perusahaan lokal. "BUMN hadir untuk Indonesia, bukan membunuh pengusaha lokal. Kalau CNM berproduksi besar lagi, ribuan orang akan merasakan dampak baiknya. Kita akan support," katanya.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng juga menyambut positif kerjasama Pertani dengan CNM itu. "Serapan ribuan tenaga kerja nantinya juga akan meningkatkan gairah perekonomian masyarakat di Kota Solok," katanya.'
Selain itu, kata Efriyon, jika CNM kembali menggeliat, banyak lahan-lahan tidur masyarakat yang bisa dimaksimalkan dalam produksi jagung. "Tidak sekadar bicara bisnis, tapi bagaimana CNM sebagai perusahaan lokal benih jagung menjadi tuan di rumah sendiri, yakni Sumbar," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar