SuaraSumbar.id - Kabupaten Solok diapit dua daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Sumatera Barat. Keduanya yakni Kota Padang dan Kota Solok.
Atas kondisi itu, Pemkab Solok tetap akan melakukan pengetatan. Hal itu ditegaskan Bupati Solok Epyardi Asda.
Epyardi mengatakan, sesuai perintah gubernur Sumbar, Pemkab Solok akan tetap membatasi dan memperketat penjagaan terhadap kegiatan masyarakat untuk tidak berkerumun.
"Kita tetap memperketat prokes sekaligus memperbanyak vaksin. Karena hari ini perkembangan covid di Kabupaten Solok ada enam, sedangkan daerah lain ada sampai 20," katanya, Kamis (8/7/2021).
Pihaknya tetap memperketat prokes sesuai arahan dari gubernur.
"Ya, kita lakukan pengetatan. Karena daerah kita tidak sama dengan yang di Jakarta yang angka penyebaran covid sudah darurat," imbuhnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu belum bisa memastikan apakah juga akan dilakukan penyekatan sesuai yang sudah dilakukan kota lain yang terdampak PPKM, seperti Kota Solok dan Bukittingi.
"Terkait itu (penyekatan) kita tunggu perkembangannya arahan dari gubernur. Kalau meski dilakukan penyekatan kenapa tidak," katanya.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: Polisi Dilarang Hentikan Kendaraan Muatan Bahan Pokok Selama PPKM Darurat
Berita Terkait
-
Revisi Aturan PPKM Makassar : Rumah Ibadah dan THM Sama-Sama Ditutup
-
Padang Panjang Mulai Terapkan PPKM Mikro, Ini Harapan Wali Kota
-
PPKM Mikro di Kota Padang, Polisi Tak Lakukan Penyekatan
-
Kesadaran Prokes Masyarakat Sumut Rendah, Gubsu Edy: Masih Belum Percaya Covid-19 Ada!
-
PPKM Hari Pertama di Kota Padang Belum Maksimal, Hendri Septa: Wajarlah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP