SuaraSumbar.id - Satu unit bus pariwisata tersangkut di badan jalan kawasan Kelok 44 Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Bus tersebut dilaporkan sudah dua hari berada di Kelok 14.
Peristiwa itu dibenarkan KBO Satlantas Polres Agam Iptu Aru Alrianda. Menurutnya, bus itu tidak bisa bergerak karena karena bus tersebut besar dan tidak sesuai dengan kapasitas jalan.
"Ukuran bus yang panjang ditambah medan jalan dengan tikungan tajam dan mendaki menyebabkan bus sulit bergerak," katanya, Jumat (4/6/2021).
Insiden tersebut juga menyebabkan kemacetan di Kelok 44. Pasalnya, posisi badan bus memakan badan jalan yang menyebabkan kendaraan lain sulit melintas di lokasi tersebut.
"Pada hari pertama pasca tersangkut jalan masih bisa dilewati kendaraan lain. Namu pada hari kedua, badan bus sudah memakan jalan," katanya.
Bus tersebut akhirnya berhasil dievakuasi pada hari kedua. Proses evakuasi berlangsung selama enam jam dengan menggunakan alat derek manual.
"Bus sudah dievakuasi dan sudah berangkat ke Lubuk Basung," katanya.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: Rusak Diterjang Longsor, Pembangunan TPA Sampah di Solok Selatan Dievaluasi
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
Terkini
-
Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Wakajati Sumbar: Kami Bekerja Serius!
-
Tambang Ilegal Rusak Lingkungan dan Picu Banjir, Wakapolda Sumbar: Tak Cukup dengan Penegakan Hukum!
-
ASN Dharmasraya Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Kepentingan Pribadi, Termasuk Buat Mudik!
-
Yuk Liburan Lebaran Hemat Pakai Promo Spesial BRI!
-
Bahaya Tramadol Disalahgunakan, Picu Gelisah hingga Tremor