Riki Chandra
Kamis, 12 Maret 2026 | 21:00 WIB
Wakajati Sumbar, Mukhlis. [Suara.com/Saptra S]
Baca 10 detik
  • Kejati Sumbar serius tangani dugaan korupsi pembangunan Kampus III UIN.

  • Lebih 20 orang diperiksa terkait proyek kampus dan alat berat.

  • Penyelidikan terus berjalan, kemungkinan naik ke tahap penyidikan setelah Lebaran.

     

SuaraSumbar.id - Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumatera Barat (Sumbar), Mukhlis, menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan korupsi pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol dan pengelolaan alat berat akan ditangani secara profesional dan serius.

"Kasus ini terus dikembangkan. Tunggu saja. Kami pasti bekerja serius," ujarnya ditemui usai apel gelar pasukan operasi ketupat di RTH Imam Bonjol Padang, Kamis (12/3/2026).

Ia mengungkapkan, pemeriksaan terhadap pihak-pihak dalam perkara ini terus berjalan. Beberapa di antaranya, bahkan merupakan pejabat di lingkungan kampus tersebut.

"Pemeriksaan akan terus bertambah. Ini masih dalam penyelidikan untuk menemukan peristiwa. Kalau sudah ditemukan peristiwanya akan nanti kita tingkatkan (penyidikan)," kata dia.

Muklis menyebutkan saat ini sudah lebih 20 orang yang diperiksa untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan bakal ddilanjutkan setelah Lebaran.

"Yakinlah, pemeriksaan ini pasti ujungnya adalah penegakkan hukum yang benar. Kalau benar ditemukan unsur pidana, kami lanjutkan, kalu tidak kami hentikan," tegasnya.

Seperti diketahui, dugaan korupsi dalam perkara ini yakni pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol periode 2019–2022 dan pengelolaan alat berat tahun 2024–2025.

Kontributor: Saptra S

Load More