SuaraSumbar.id - Jajaran Polresta Padang, Sumatera Barat, punya cara unik mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal ini dilakukan untuk menekan positif Covid-19 yang masih terus mengalami penambahan.
Sejumlah personel Satlantas Polresta Padang menggunakan atribut hantu, seperti pocong hingga penampilan orang sakit menggunakan oksigen. Mereka berjalan sambil spanduk himbauan mematuhi prokes di tempat-tempat keramaian.
“Dengan drama teatrikal ini kita mensosialisasikan bahayanya jika terkena virus corona, dengan menggunakan kostum-kostum ghosplay, dan orang yang sakit terkena virus corona,” kata Kasatlantas Polresta Padang AKP Alfin, Kamis (3/6/2021).
Menurut Alfin, pihaknya akan tetap konsisten dalam mensosialisasikan bahaya virus Covid-19, terutama meminta masyarakat untuk tetap patuh dan mentaati prokes.
"Kami menyasar ke pusat-pusat keramaian, seperti mall dan pengguna jalan, untuk mengingatkan kembali beginilah kondisi jika terjangkit virus Covid-19," jelas Alfin, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.
“Kita berharap dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan ini, agar masyarakat sadar akan pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan dengan 3M, mencuci tangan, menjaga jarak dan tetap memakai masker, agar tidak mudah terjangkit virus corona nantinya, dan cepat kita putus mata rantai penyebarannya,” tuturnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar: 61 Orang Meninggal, 90 Hilang!
-
Darurat Bencana, 41 SPPG Salurkan 108 Ribu Paket Makanan untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar
-
Bukittinggi Tunda Minang Geopark Run 2025, Ini Alasannya
-
25 Korban Banjir Bandang Salareh Aia Agam Dievakuasi, Identitas 8 Korban Belum Diketahui!
-
Kronologi Korban Selamat dari Banjir Bandang Agam Meninggal, Tolak Dievakuasi Walau Dibujuk Tim SAR