-
Kejati Sumbar dalami dugaan korupsi Kampus III.
-
Tiga saksi diperiksa, dua saksi dijadwalkan menyusul.
-
Kasus bisa naik penyidikan jika bukti cukup.
SuaraSumbar.id - Kasus dugaan korupsi pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol (IB) Padang tengah menjadi sorotan publik. Lebih-lebih sejak sejumlah pegawai dan petinggi UIN dipanggil oleh Kejati Sumatera Barat (Sumbar) dalam beberapa waktu lalu.
Kejati Sumbar memastikan proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap dugaan tindak pidana pada proyek pembangunan Kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang tersebut.
Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumbar saat ini mendalami dugaan korupsi pembangunan Kampus III UIN Padang yang berlangsung pada periode 2019–2022.
Proyek pembangunan tersebut menjadi fokus penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya peristiwa pidana sesuai ketentuan perundang-undangan.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumbar Benyamin Arsis membenarkan bahwa pihaknya sedang mengusut dugaan korupsi pembangunan Kampus III UIN Padang melalui tahap penyelidikan.
"Kasus ini tengah kami dalami lewat penyelidikan yang dilakukan oleh Bidang Tindak Pidana Khusus," kata Benyamin, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa penyelidikan tidak hanya menyasar proyek pembangunan fisik Kampus III tahun 2019–2022, tetapi juga mencakup dugaan korupsi dalam pengelolaan alat berat berupa ekskavator dan dump truck untuk periode 2024–2025 dengan objek kampus yang sama.
Menurut Benyamin, pada pekan ini tim penyelidik telah memeriksa tiga orang saksi guna mendalami perkara tersebut.
"Minggu ini Tim Penyelidik telah memeriksa tiga orang saksi untuk dimintai keterangan, para saksi berasal dari luar Kota Padang," jelasnya.
Ketiga saksi yang telah dimintai keterangan berasal dari unsur Kementerian Agama, pihak perbankan, serta kontraktor pembangunan Gedung Kampus III.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menggali fakta-fakta hukum terkait proses pembangunan maupun pengelolaan alat berat.
Sementara itu, saksi dari unsur Rektorat UIN Imam Bonjol Padang telah lebih dahulu diperiksa oleh penyelidik Kejati Sumbar.
Tidak berhenti di situ, pada pekan depan tim penyelidik dijadwalkan memeriksa dua saksi tambahan untuk memperkuat pendalaman kasus.
"Jika nanti masih diperlukan keterangan, maka kami akan melakukan pemanggilan ulang sesuai kebutuhan proses penyelidikan," katanya.
Benyamin menegaskan, penyelidikan yang dilakukan bertujuan mengungkap dan memastikan adanya peristiwa pidana. Apabila ditemukan bukti permulaan yang cukup, maka perkara tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai aturan hukum yang berlaku.
Berita Terkait
-
Gus Ipul Pastikan Tak Ada Aliran Dana Hasil Korupsi ke Muktamar NU
-
Jampidsus Ambil Alih Kasus PT PSMI, 1.268 Hektare Lahan Tebu Beririsan dengan Inhutani V
-
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI di Kawasan Hutan Lampung
-
Kejagung: Kasus Dugaan Korupsi Transfer Pricing PT TPL Tak Terkait Laporan Menkeu Purbaya
-
Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Permudah Kelola Payroll Perusahaan, Gunakan Qlola by BRI dengan Sistem Terintegrasi
-
BRI Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Nasabah Infinite Prioritas
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik