SuaraSumbar.id - Seorang spesialis copet di Kota Padang, Sumatera Barat, ditembak polisi. Tersangka berinisial DS (27) itu diduga telah beraksi sekitar 20 kali di berbagai lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, selama tahun 2021 ini, tersangka DS telah mencopet sebanyak 9 kali di seputaran Pasar Raya Padang.
Pengejaran dan penangkapan tersangka ini berawal dari laporan polisi nomor: LP/B/256/V/2021/SPKT UNIT III/POLRESTA PADANG/POLDA SUMBAR, tanggal 24 Mei 2021, diduga telah melakukan tindak pidana pencurian yang terjadi pada Minggu 23 Mei 2021 sekira 18.00 WIB di bundaran air mancur, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.
Hanya saja, kata Rico, saat dilakukan pengembangan, tersangka mencoba melawan petugas dan berupaya melarikan diri. Alhasil, polisi pun melumpuhkannya dengan timah panas.
"Penangkapan ini berdasarkan penyelidikan dari tim Opsnal Polresta Padang dan menangkap tersangka pada Senin lalu," kata Rico, dikutip Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (25/5/2021).
Kepala polisi, tersangka mengaku telah mencopet sebanyak 9 kali di seputaran Pasar Raya Padang di tahun ini. Namun secara keseluruhan, tersangka telah beraksi sekitar 20 kali.
Berita Terkait
-
Dua Jambret Jalanan Kota Padang Diringkus Polisi
-
DPRD Desak Pemkot Padang Batasi Izin Pendirian Bangunan di Lahan Pertanian
-
Waspada! Covid-19 Jadi Virus 1000 Wajah, Ini Gejalanya
-
Tegas! Dinkes Bantah Kota Padang Zona Merah Covid-19
-
Jokowi Sebut Provinsi Padang, Kepala Sekretariat Presiden Langsung Bereaksi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus