- IRGC klaim serang kapal induk Amerika Serikat.
- CENTCOM bantah USS Abraham Lincoln terkena rudal.
- Unggahan viral dipastikan hoaks oleh pemeriksa fakta.
SuaraSumbar.id - Isu Kapal Induk USS Abraham Lincoln diserang 4 Rudal Balistik Iran ramai beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.
Narasi tersebut menyebut kapal induk Amerika Serikat itu berada dalam bidikan presisi Iran dan diklaim hanya membutuhkan empat hantaman rudal balistik untuk melumpuhkan simbol kekuatan militer tersebut.
Klaim Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diserang 4 Rudal Balistik Iran pertama kali diunggah akun Facebook “Hasib Azizi” pada Senin (2/3/2026). Dalam unggahannya, akun tersebut menarasikan:
“Dulu dipuja sebagai benteng terapung yang tak terkalahkan, kini USS Abraham Lincoln berada dalam bidikan presisi. Hanya butuh empat hantaman rudal balistik untuk mengubah simbol kekuatan menjadi puing sejarah. Dunia terperangah melihat bagaimana aset triliunan dolar bisa terancam oleh serangan yang terukur. Era dominasi kapal induk sedang dipertaruhkan! Per4ng Iran-isrewel Ass sebagai umat Islam senang lihat ini. Senyum dikit”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Tim Cek Fakta TurnBackHoax melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “Kapal induk USS Abraham Lincoln diserang 4 rudal balistik Iran” ke mesin pencari Google.
Salah satu hasilnya mengarah pada laporan di Kompas.com berjudul “Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diklaim Diserang Iran, Ini Fakta dan Spesifikasi Lengkapnya” yang tayang Senin (2/3/2026).
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menyerang kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln (CVN-72), menggunakan empat rudal balistik pada Minggu (1/3/2026).
Namun, klaim itu langsung dibantah oleh United States Central Command (CENTCOM). Pihak CENTCOM menegaskan bahwa laporan Iran tidak benar dan memastikan USS Abraham Lincoln tetap beroperasi secara normal tanpa mengalami kerusakan akibat serangan rudal.
Melalui akun X resminya, CENTCOM juga menyampaikan bahwa USS Abraham Lincoln tidak terkena serangan rudal. Bahkan disebutkan rudal yang diluncurkan Iran tidak mendekati sasaran.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, klaim Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diserang 4 Rudal Balistik Iran tidak sesuai dengan fakta.
Pihak CENTCOM secara tegas membantah adanya serangan yang mengenai kapal induk tersebut. Dengan demikian, unggahan yang menyebut Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diserang 4 Rudal Balistik Iran merupakan konten palsu (fabricated content).
Berita Terkait
-
Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia
-
Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemuda di Batam Alami Insiden Tak Terduga, Jari Tersangkut di Shock Motor Saat Iseng
-
Gen Diabetes Bukan Vonis, Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci
-
Padang Pariaman Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2, Warga Bisa Bayar Pajak hingga 10 Agustus
-
4 Tes Darah yang Wajib Dipantau Pria Dewasa, Bisa Bantu Cegah Penyakit Ini
-
BRI Tolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat