SuaraSumbar.id - Polisi akhirnya berhasil meringkus tahanan kasus pembunuhan yang kabur dari Rutan Kelas II B Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Pelaku bernama Rozi Yudi Mardison (31) yang berasal dari Nagari Sungai Tunu Barat, Kecamatan Ranah Pesisir itu diringkus pada Rabu (28/4/2021) tengah malam.
Kabar itu benarkan Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan AKP Hendra Yose. “Pelaku kami tangkap di tepi jalan Pincuran Boga Painan, Kecamatan IV Jurai,” katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Kamis (29/4/2021).
Menurut AKP Hendra, pelaku berhasil ditangkap karena laporan dari masyarakat yang melihat seorang pria mirip wajah pelaku yang telah disebar luaskan.
“Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan. Sudah kami bawa ke Rutan Kelas IIB Painan, dan akan dikawal ketat," tuturnya.
Sebelumnya, seorang tahanan kasus pembunuhan dilaporkan kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Painan, Pesisir Selatan, Selasa (27/4/2021).
Informasinya, tahanan berinisial R (30) itu kabur dengan cara memanjat pagar berduri kawat Rutan Kelas II B Painan setinggi 4 meter.
Peristiwa itu dibenarkan Kepala Rutan Kelas II B Painan, Fajar Ferdinand. Menurutnya, R kabur siang hari sekitar pukul 13.30 WIB.
"Ya, kejadiannya begitu cepat," katanya.
Baca Juga: RSUP M Djamil Padang Tiadakan Jam Besuk, Penunggu Pasien Wajib Swab
Pasca kabur, pihaknya mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Polres Pesisir Selatan dan melaporkan ke Kememkumham Sumbar.
Menurutnya, tahanan berinisial R dengan kasus pembunuhan itu terancam hukuman penjara selama 20 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Empat Orang Tewas Dibunuh di Sebuah RS di Jerman, Satu Karyawan Ditahan
-
Lebaran 2 Minggu Lagi, Tahanan Kasus Pembunuhan Kabur dari Penjara
-
Polisi Meringkus Terduga Dua Pelaku Kasus Mayat Wanita Terbungkus Karpet
-
Tahanan Kasus Pembunuhan yang Kabur dari Rutan Pesisir Selatan Masih Diburu
-
Gadis Tewas di Ladang Gambir Limapuluh Kota Ternyata Dibunuh Ayah Tiri
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemilih Dharmasraya Capai 174 Ribu, KPU Buka Ruang Tanggapan Masyarakat
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang