Ammar membeberkan, untuk harganya cukup terjangkau, berkisar Rp5 ribu hingga Rp7 ribu. Satu botol Thaitea harganya Rp7 ribu, dan roti canai Rp5 ribu.
"Dalam satu hari, kami berpenghasilan Rp50 ribu sampai Rp70 ribu. Kemudian hasil penjualan itu, kami jadikan sebagai modal dan lebihnya untuk keperluan sehari-hari," jelasnya.
Ringankan Beban Orangtua
Ada belasan orang mahasiswa asal negara Gajah Putih itu yang kuliah di UIN Imam Bonjol Padang. Mereka berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda.
"Kami di sini berjumlah sekitar 16 orang. Latar belakang kami berbeda-beda. Tidak semuanya dari keluarga berada. Ada juga yang hidupnya pas-pasan," sahut Usman.
"Tujuan kami berjualan, selain mengisi waktu luang, juga untuk membantu meringankan beban orang tua kami di kampung," imbuhnya.
Bahkan uang hasil dari berjualan, sambung Usman, juga disisihkan buat pulang kampung. Namun karena mudik tahun ini juga tidak diperbolehkan, niat untuk bertemu keluarga tercinta pun terpaksa diundur dan tetap bertahan di Padang.
"Lagian saat ini ongkos pulang kampus jauh lebih mahal dari hari sebelum pandemi. Biasanya Rp 1 juta itu sudah sampai di kampung. Tetapi sekarang, dengan uang Rp8 juta baru sampai Bangkok," jelasnya.
Diakuinya Umar, bahwa dampak pandemi ini sangat besar sekali pengaruhnya, terutama ongkos pesawat. Diantara mereka, ada yang sudah 2 tahun tidak pulang dan bahkan sudah 4 tahun.
Baca Juga: Jadwal Imsak Kota Padang Sabtu 24 April 2021
"Kami berharap, antara pemerintah Indonesia dan Thailand ada hubungan kerjasama, sehingga biaya kami disini bisa terbantu. Kami disini berbeda. Ada yang kaya dan ada yang kurang berada," harapnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Tebing Ngarai Sianok Bukittinggi Longsor Usai Bencana Sumbar, Sawah Warga Terkikis dan Wisata Lesu!
-
Megawati Utus Ribka Tjiptaning Pimpin Relawan Kesehatan PDIP ke Sumatera, Kirim Dokter dan Perawat
-
Pemprov Sumbar Jamin Kebutuhan Korban Bencana di Huntara, Bantuan Bulanan Disiapkan
-
Alex Indra Lukman Usul Badan Khusus Tangani Bencana Hidrometeorologi Sumatera, Ini Alasannya
-
Alasan PUSaKO Unand Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Ancam Kedaulatan Rakyat?