-
Megawati tugaskan dr Ribka pimpin relawan kesehatan PDIP Sumatera.
-
Puluhan tenaga medis diterjunkan ke wilayah banjir dan longsor.
-
Relawan disiagakan hingga pemulihan pascabencana benar-benar tuntas.
SuaraSumbar.id - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, menugaskan dr Ribka Tjiptaning untuk memimpin relawan kesehatan partai berlambang moncong putih ke wilayah terdampak bencana hidrometeorologi Sumatera.
Penugasan ini difokuskan pada daerah-daerah yang dilanda banjir dan longsor di sejumlah provinsi, termasuk Sumatera Barat (Sumbar).
Ketua PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman, menyampaikan dukungan dan doa saat pelepasan relawan kesehatan menuju daerah terdampak. “Saya ucapkan, selamat bertugas dan mendoakan semoga Allah mudahkan selama menjalankan misi kemanusiaan di Ranah Minang,” ungkap Alex Indra Lukman, Sabtu (3/1/2026).
Pernyataan itu disampaikan anggota DPR RI Dapil Sumbar I tersebut saat pelepasan Relawan Kesehatan DPP PDI Perjuangan yang dipimpin dr Ribka Tjiptaning menuju wilayah terdampak bencana hidrometeorologi Sumatera, khususnya banjir dan longsor di Sumbar. Kegiatan pelepasan berlangsung di Rumah Aspirasi Alex Indra Lukman, kawasan Ulak Karang, Padang.
Saat apel kesiapan jelang bertugas ke daerah terdampak bencana di Sumbar, dr Ribka Tjiptaning didampingi Wakil Sekretaris DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang Albert Hendra Lukman, serta jajaran pengurus dan kader partai.
Untuk wilayah Sumbar, personel yang diterjunkan terdiri dari 10 perawat dan 6 dokter. Lima di antaranya merupakan dokter diaspora yang merupakan alumnus dan bekerja di luar negeri. Selain tenaga medis, misi kemanusiaan ini juga didukung delapan unit ambulans.
Rinciannya, tiga unit ambulans melayani warga terdampak bencana di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat. Satu unit ambulans bertugas di wilayah Malalo, Kabupaten Tanah Datar dan Solok.
Selanjutnya, satu unit ambulans ditempatkan di Kabupaten Pesisir Selatan, satu unit di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta satu unit lainnya melayani penyintas bencana di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.
“Pada setiap pembagian wilayah tugas ini, akan ditempatkan seorang dokter, perawat, driver dan co-driver. Juga didukung sejumlah obat-obatan dan vitamin yang diperkirakan akan diperlukan saudara kita yang jadi korban bencana,” ungkap Alex.
Dalam kesempatan tersebut, Alex juga mengingatkan potensi bencana susulan. “Selama bertugas di lokasi bencana, tetaplah waspada terutama di saat hujan lebat di bagian hulu sungai. Potensi banjir disertai longsor susulan masih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, dr Ribka Tjiptaning menegaskan penugasan relawan ini merupakan perintah langsung Megawati Sukarnoputri.
“Tugas ini bukan sehari dua hari, tapi sampai kondisi rakyat di lokasi bencana benar-benar pulih,” kata Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan itu.
Ia menyebut misi kemanusiaan PDI Perjuangan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat didukung puluhan ambulans, dokter, paramedis, serta relawan Baguna dan Tim Kesehatan PDI Perjuangan.
Kehadiran relawan kesehatan ini diharapkan memperkuat layanan medis bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi Sumatera hingga kondisi benar-benar pulih.
Tag
Berita Terkait
-
Megawati Minta Kemenkes Jangan Kutik-Kutik BPJS: Saya yang Bikin untuk Rakyat!
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Akses Pulau Palue Lumpuh Akibat Gempa, PDIP Desak Pemerintah Kirim Bantuan Lewat Udara dan Laut
-
Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional
-
BRI Perkuat Ekosistem Digital Bisnis lewat Pembaruan Qlola New Skin