-
Pemprov Sumbar penuhi kebutuhan pengungsi selama tinggal di huntara.
-
Penyintas di rumah keluarga dapat santunan bulanan pemerintah.
-
Huntara dan huntap disiapkan untuk korban banjir bandang Sumbar.
SuaraSumbar.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menjamin seluruh kebutuhan dasar pengungsi selama tinggal di hunian sementara (huntara) pasca banjir bandang dan tanah longsor memporak-porandakan pemukiman warga.
Hal itu ditegaskan Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat meninjau penanganan bencana di Kota Padang, Sabtu (3/1/2026). Ia menekankan bahwa negara hadir memenuhi hak dasar masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Selama berada di huntara, seluruh kebutuhan pengungsi akan dipenuhi oleh pemerintah,” kata Mahyeldi.
Selain bagi warga yang tinggal di huntara, Mahyeldi penuhi kebutuhan penyintas bencana dengan skema bantuan berbeda untuk masyarakat yang memilih mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat.
Pemerintah, kata politikus PKS itu, menyiapkan santunan bulanan guna membantu kebutuhan hidup para penyintas selama masa pemulihan.
“Selama di huntara kebutuhan dasar pengungsi kita pastikan terpenuhi. Bagi yang tinggal di rumah keluarga akan kita bantu dengan santunan setiap bulan,” kata Gubernur Mahyeldi.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, pemerintah daerah mulai membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang.
Huntara tipe 36 tersebut diperuntukkan bagi korban di Taratak Teleang, Kecamatan Bayang Utara, dan ditargetkan segera dapat ditempati.
Tak hanya huntara, pemerintah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak berat, tersapu banjir, atau dinilai tidak layak huni. Pembangunan huntap disesuaikan dengan ketersediaan lahan, baik milik warga maupun yang disiapkan pemerintah daerah.
Mahyeldi menambahkan, pemda terus melakukan perbaikan infrastruktur terdampak bencana, mulai dari jalan, jembatan, rumah ibadah, rumah warga, hingga areal persawahan yang rusak akibat banjir bandang dan longsor. Perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kerusakan.
Sesuai arahan Presiden, pemerintah bertanggung jawab membangun kembali rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Sementara untuk rumah dengan kategori rusak sedang dan ringan, pendataan dilakukan oleh BNPB.
BNPB menetapkan besaran bantuan sebesar Rp30 juta untuk rumah rusak sedang dan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan.
Mahyeldi mengakui nilai bantuan tersebut belum sepenuhnya menutup kerugian masyarakat, namun pemerintah terus mengupayakan dukungan tambahan.
Selain bantuan perumahan, pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial Kemensos serta kebijakan relaksasi perbankan guna meringankan beban ekonomi penyintas. Dengan langkah tersebut, Mahyeldi penuhi kebutuhan penyintas bencana sekaligus memastikan pemulihan pascabencana berjalan berkelanjutan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui
-
AAJI Catat 19 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun
-
Ahli UGM Sebut Ada Indikasi Pembiaran Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatra
-
Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang
-
Mitigasi Galodo Solok Diperkuat, 3 Sistem Peringatan Dini Dipasang dan 2 Sabo Dam Disiapkan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar