SuaraSumbar.id - Seorang warga dilaporkan tewas dalam peristiwa kebakaran rumah terjadi di Dusun Kapecong, Jorong Halalang, Nagari Kamang Mudiak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (13/4/2021) dini hari.
Kabar itu dibenarkan Wali Jorong Halalang, Desmon. Menurutnya, korban bernama Muhammad Nazir (85). Dia tinggal di sebuah rumah kayu yang ludes dilahap si jago merah.
"Saya bersama warga baru menyadari adanya kebakaran saat api sudah membesar. Korban tidak terselamatkan karena kobaran api yang cepat menjalar di rumah kayu itu," katanya, dilansir dari Antara.
Menurut Desmon, rumah kayu yang ditempati korban tidak beraliran listrik.
"Biasanya korban tinggal bersama keponakannya di Nagari Batagak, tetapi sebulan terakhir ini dia memilih tinggal sendirian di rumah kayu itu," katanya.
Selain bantuan warga, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
"Dua dari Kabupaten Agam dan satu damkar dari Kota Bukittinggi," kata Kasat Pol PP dan Damkar Agam, Kurniawan.
Selain korban jiwa , kata Kurniawan, kerugian materi akibat kebakaran rumah ini mencapai Rp 70 juta.
Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Sebab, rumah tersebut tidak dialiri listrik. (Antara)
Baca Juga: Ditinggal Salat Tarawih, Satu Rumah di Aceh Jaya Terbakar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
933 Kasus Gigitan Rabies Tanah Datar Selama 2025, Hewan Peliharaan Jadi Sorotan
-
Huntara Korban Bencana Sumbar Dikebut Rampung Jelang Ramadhan, Agam Prioritas Utama
-
50 Alat Berat Dikebut Normalisasi Sungai di Sumbar, Cegah Banjir Susulan!
-
Ini Penyebab Sinkhole Limapuluh Kota, Bukan dari Runtuhan Batu Gamping!
-
Sinkhole di Sawah Limapuluh Kota Keluarkan Air Biru Jernih, Ini Penjelasan Badan Geologi