SuaraSumbar.id - Penemuan sesosok bayi perempuan mengejutkan masyarakat Jorong Cubadak, Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Informasinya, bayi merah yang masih bertali pusar itu ditemukan seorang warga bernama Yusmaniar pada Sabtu (10/4/2021). Bayi malang yang diduga sengaja ditinggalkan ibunya itu, ditemukan dalam keadaan menangis di dekat pencucian yang juga difungsikan sebagai WC umum.
Awalnya, saksi Yusmaniar mendengar suara tangisan bayi. Merasa penasaran, dia pun menyampaikan hal itu kepada suaminya, Syamsurizal. Mereka berdua pun menyusuri sumber suara.
Syamsrizal dan istrinya mencari sumber suara bayi dengan menggunakan senter. Sebab, saat itu masih berada di waktu subuh alias masih gelap.
Mereka terkejut ketika menyaksikan bayi merah menangis dekat WC umum tersebut. Bayi tersebut masih memiliki tali pusar dan berdarah. Mereka pun membawa bayi malang itu ke bidan setempat.
Kapolsek Lembah Gumanti Iptu Edy Elison membenarkan penemuan bayi tersebut.
"Bayi temuan itu kini diurus bidan desa Rini Nofriyenti. Selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Kepala Puskesmas Alahan Panjang," katanya, dikutip Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Minggu (11/4/2021).
Pihak Polres Solok dan Polsek Lembah Gumanti masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut.
Baca Juga: Dibuang Ortunya, Bayi Berlumur Darah Ditemukan di Tempat Pencucian Baju
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz